• News

  • Bisnis

Ternyata Ini yang Dinanti Uni Emirat Arab dari Indonesia

Komoditas  ekspor ke UEA tetap dilakukan di masa pandemi.
Bisnis
Komoditas ekspor ke UEA tetap dilakukan di masa pandemi.

JAKARTA, NETRALENWS.COM - Para pelaku usaha Indonesia melakukan kerja sama kemitraan dengan pelaku usaha yang berbasis di Persatuan Emirat Arab (PEA) untuk meningkatkan ekspor di tengah pandemi Covid-19. Kerja sama tersebut dikukuhkan melalui penandatanganan Nota Kesepahaman Ekspor dan Impor Produk dan Komoditas Perdagangan antara PT Perusahaan Perdagangan Indonesia (PPI) dengan dua perusahaan yang berbasis di Persatuan Emirat Arab (PEA), yaitu Al Buraq Investment L.L.C dan Hong Kong Star Foodstuff Trading L.L.C. yang dilakukan secara virtual.

Penandatanganan disaksikan Konsul Jenderal RI di Dubai Ridwan Hassan, Direktur Jenderal Pengembangan Ekspor Nasional Kasan, dan Kepala Indonesian Trade Promotion Center (ITPC) Dubai Heny Rusmiyati.

Menteri Perdagangan RI Agus Suparmanto menyampaikan, pemerintah sangat mengapresiasi para pemangku kepentingan dan pelaku usaha Indonesia yang terus berupaya meningkatkan kinerja ekspor ke berbagai negara di masa pandemi Covid-19 ini.

“Kondisi pasar yang penuh tantangan di masa pandemi seperti ini tidak menghilangkan semangat para eksportir Indonesia untuk terus melakukan penetrasi pasar di berbagai negara. Penandatanganan nota kesepahaman ini membuktikan bahwa ada berbagai cara yang bisa dilakukan untuk meningkatkan ekspor, diantaranya melalui penetrasi pasar secara langsung dan melalui kerja sama dengan berbagai pihak di negara tujuan ekspor,” ungkap Mendag Agus, dalam siaran persnya, Jumat, (23/10/2020).

Direktur Jenderal Pengembangan Ekspor Nasional Kasan menambahkan, nota kesepahaman ini adalah salah satu langkah awal untuk menciptakan sinergi sesuai kompetensi masing-masing pihak dalam menjajaki dan membuka pasar; mencari dan memverifikasi pembeli; mengurus kepabeanan, tenaga kerja dan transportasi, serta pergudangan.

“Para eksportir Indonesia diharapkan mampu membaca peluang dan mengetahui cara melakukan penetrasi pasar ke negara tujuan. Salah satunya dengan memanfaatkan para perwakilan perdagangan Indonesia di luar negeri, baik melalui Atase Perdagangan atau ITPC dalam mencari mitra kerja sama di negara tujuan ekspor,” jelas Kasan.

Menurut Kepala ITPC Dubai Heny Rusmiyati, nota kesepahaman ini juga bertujuan untuk mendukung usaha kecil dan menengah (UKM) Indonesia masuk ke pasar internasional di kawasan Timur Tengah, khususnya PEA. Dengan adanya kerja sama ini, diharapkan PT PPI dapat mendukung para pelaku UKM Indonesia untuk memasukkan produknya ke wilayah Timur Tengah.


Editor : Sulha Handayani