• News

  • Bisnis

Uang Rp600 Miliar dari 502 Nasabah Korban Investasi PT NAM Tunggu Kejelasan OJK

502 Nasabah Korban Investasi PT NAM Tunggu Kejelasan OJK
Bisnis
502 Nasabah Korban Investasi PT NAM Tunggu Kejelasan OJK

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Sebanyak 502 nasabah yang telah mempercayakan dananya sebesar lebih dari Rp600 miliar ke PT Narada Aset Manajemen, menanyakan nasib investasinya ke OJK.

502 nasabah yang tergabung dalam Gerakan Upaya Hukum, mempertanyakan sampai dimana peran OJK terhadap kasus banyak gagal bayarnya  PT Narada Aset Manajemen.

Dari Kantor Hukum Johanes Dipa Widjaja & Partners menjelaskan, efek suspend yang dilakukan oleh OJK sejak bulan November 2019, hingga saat ini , membuat 502 Nasabah yang tergabung dalam Gerakan Upaya Hukum ini tidak jelas.

Beberapa potensi pelanggaran yang sedang dilaporkan dari beberapa nasabah dari Gerakan Upaya Hukum di beberapa kepolisian setempat, juga belum dihadiri dari pihak OJK selaku regulator yang berwenang, padahal sudah ada beberapa surat panggilan dilayangkan dari Kepolisian setempat terhadap OJK selaku regulator, akan tetapi hingga saat ini, belum dihadiri perwakilan dari OJK.

Para nasabah merasa bahwa beberapa pertemuan antara pihak Narada Aset Manajemen dengan wakil dari 502 nasabah yang difasilitasi oleh OJK ini tidak membuahkan hasil yang maksimal, karena hingga kini masih tidak ada kejelasan sama sekali dari pihak Narada Aset Manajemen.

“Para nasabah hanya sempat diberikan skema penyelesaian akan dilakukan dalam waktu 5 tahun, tanpa didasari dengan alasan dan kemampuan bayar yang jelas dari pihak Narada Aset Manajemen,” demikian siaran pers dari Kantor Hukum Johanes Dipa Widjaja & Partners, Jumat, (23/10/2020)

Para Nasabah saat ini mempertanyakan, sampai dimanakah kesungguhan Pihak Narada Aset Manajemen dalam menyelesaikan kewajibannya dan juga peran dan fungsi dari OJK selaku regulator?

Hingga berita ini diturunkan pihak OJK belum memberikan tanggapan seperti yang ditanyakan oleh para nasabah, tanggapan yang sempat diberikan ke sebagian nasabah lebih mirip template baku. Namun, dari laman online OJK disebutkan, pihak nasabah untuk mengadukannya ke alamat PT Narada yang berada di Equity Tower.

Editor : Sulha Handayani