• News

  • Peristiwa

Gagal Jadi Tim Komunikasi Presiden, DS Minta Kominfo Bikin Acara Give Away Saja

Pegiat media sosial Denny Siregar-Menkominfo Johny G Plate
Pegiat media sosial Denny Siregar-Menkominfo Johny G Plate

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Pegiat media sosial Denny Siregar menyindir Kementerian Komunikasi dan Imformatika yang tengah jadi sorotan karena dianggap gagal menjadi tim komunikasi program-program Presiden Joko Widodo. Bahkan Denny sampai menyindir Kementerian yang dikomandoi Jhonny G.Plate itu agar lebih baik membuat program give away saja di media sosial. 

"Halo @kemkominfo..

Kalo kalian gak bisa jadi tim komunikasi program Presiden @jokowi yang baik, mending kalian bikin Give Away aja deh..

Bekerjalah terus meski tak berguna.." tulis Denny di akun Twitternya, Selasa (27/10/2020).

Cuitan Denny tersebut langsung dikomentari netizen seperti terpantau netralnews berikut.

@bollen_olie: betul, udah kelihatan kurang banyak gregetnya, sibuk mungkin ngurusin tivi digital

@WMalohing: Harus ada yg di ganti kayak nya mentri nya kalau kerja gak maximal

@roestopo: Jangan jangan tempatnya kadrun... kan tinggalan T semriwing...

@AchmadFikriHaq2: Pak Jhonny G plate , fungsinya kadang-kadang kayak gimana y? g bisa ngamanin siber Indonesia. khawatir kena radikalisme di sosmed ...belum lagi udah selesaikah tol langit dll..

Sebelumnya, akibat komunikasi publik yang buruk terkait Undang-Undang Cipta Kerja, Presiden Joko Widodo dikabarkan menegur para menterinya. Pasalnya, keberadaan UU tersebut telah membuat banyak polemik di masyarakat, bahkan hingga menggelar aksi unjuk rasa hingga kini.

Namun, bukan kali ini saja Presiden Joko Widodo menegur dan mengingatkan jajaran menterinya karena kualitas komunikasi publik yang buruk. Kompas.com mencatat, setidaknya sudah tiga kali Presiden menegur dan memperingatkan para menterinya untuk dapat membangun komunikasi publik yang baik.

Tujuannya, agar masyarakat dapat memahami maksud dan tujuan pemerintah dalam membuat kebijakan. Sekali pun, kebijakan itu dinilai kurang populer di masyarakat. 

Reporter : Dimas Elfarisi
Editor : Irawan.H.P