• News

  • Peristiwa

Ngabalin Sebut Aksi Turunkan Jokowi sebagai Sampah, FH: Jangan Lecehkan Sampah Dong

Pegiat Media Sosial, Denny Siregar
Istimewa
Pegiat Media Sosial, Denny Siregar

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Direktur Eksekutif Energy Watch Indonesia (EWY), Ferdinand Hutahaean menanggapi cuitan tenaga ahli utama Kantor Staf Kepresidenan (KSK), Ali Mochtar Ngabalin (AMN) di Twitter.

Dalam akun @AliNgabalinNew, Ngabalin menyebut, pihak yang menunggangi aksi demonstrasi mahasiswa dengan teriakan Turunkan Jokowi !, Duduki Istana atau Tegakkan Khilafah, sebagai sampah busuk yang mengotori demokrasi.

Untuk itu dirinya meminta aparat untuk menghajar demonstran bayaran, dan meminta untuk tak mengganggu idealisme mahasiswa dalam menyampaikan pendapat.

"kalian yg menumpang diaksi mahasiswa dgn teriakan TURUNKAN JOKOWI, DUDUKI ISTANA, TEGAKKAN KHILAFAH adalah sampah busuk yg mengotori demokrasi negeri ini," kata Ali Mocthar Ngabalin.

"tolak&hajar perusuh serta para demonstran bayaran jgn mengganggu idealisme Mhs krn mrk tertib dim menyampaikan pendapat," lanjutnya.

Cuitan Ngabalin pun mendapat tanggapan dari mantan politisi Partai Demokrat tersebut. Ferdinand meminta Ngabalin untuk tidak melecehkan sampah. Mengingat sampah masih ada harganya.

"Bang Ngabalin, jangan lecehkan sampah dong, sampah saja masih ada harganya, ada nilainya dan ada mamfaatnya. Lha mereka..??? Mmg ada harga ada nilai ada mamfaat???" kata Ferdinand dalam akun @FerdinandHaean3.

 

Reporter : Wahyu Praditya Purnomo
Editor : Sesmawati