• News

  • Peristiwa

Alumni Tebuireng Tolak Film ‘My Flag’, TZ: Matur Nuwun Gus..

Wakil Sekretaris Jenderal Majelis Ulama Indonesia (MUI) Tengku Zulkarnain
Istimewa
Wakil Sekretaris Jenderal Majelis Ulama Indonesia (MUI) Tengku Zulkarnain

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Alumni Pondok Pesantren (PP) Tebuireng, Jombang, Tjetjep Muhammad Yasin, akrab dipanggil Gus Hasyim, mengaku prihatin menyaksikan film pendek “MY FLAG – MERAH PUTIH VS RADIKALISME’ Short Movie tayang di Kanal Youtube NU Channel, Kamis (22/10/2020).

Terkait keprihatinan tokoh NU tersebut, Wakil Sekretaris Jendral (Wasekjen) MUI, Tengku Zulkarnain tak mau banyak berkomentar. Dirinya hanya mendukung keprihatinan Gus Hasyim mengenai film tersebut.

"Film "My Flag" warga NU saja JIJIK menontonnya (Gus Hasyim Tebu Ireng). Matur Nuwun Gus...," komen Tengku Zul dalam akun Twitternya, @ustadtengkuzul.

Sebelumnya Gus Hasyim yang berprofesi sebagai pengacara ini mengatakan, sutradara film tidak mengerti Islam, tidak paham tentang Islam, tidak mengerti hukum cadar, tidak mengerti celana cingkrang.

“Saya heran, di situ ada Gus Muwafiq. Apa tidak tahu bahwa kakek-kakek kita, para penjuang kemerdekaan Republik Indonesia ini, (dulu) banyak yang bangga dengan celana cingkrang,” jelasnya.

Begitu juga soal cadar. Hukum memakai cadar, Itu sudah jelas. Ada yang menghukumi wajib, silakan. Ada menanggap sunnah, mongo. Ada yang berpendapat, muka wanita itu tidak bukan aurat, silakan. Semua memiliki hujjah tersendiri.

"Sejak kapan kita menghukumi pemakai cadar itu anti-Merah Putih. Ini menandakan dangkalnya pemahaman pembuat film terhadap Islam. Atau ini skenario ‘jual beli’ untuk mengadu domba umat Islam. Warga NU sendiri jijik melihat film seperti itu. Terbukti respon negatif atas film ini, jauh lebih besar ketimbang yang mendukung,“ jelasnya.

Reporter : Wahyu Praditya Purnomo
Editor : Sesmawati