• News

  • Peristiwa

Imbas Libur Panjang, Kasus Covid-19 Baru Terlihat Dua Pekan Mendatang

Petugas medis sedang melakukan swab test kepada warga.
Istimewa
Petugas medis sedang melakukan swab test kepada warga.

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Perkembangan kasus Covid-19 dampak libur panjang akhir Oktober 2020 lalu baru akan terlihat 1 sampai 2 pekan mendatang. Hal tersebut berlaku pada momen libur panjang Agustus 2020 lalu.

Ketua bidang data dan teknologi informasi Satgas Covid-19 Dewi Nur Aisyah mengungkap perkembangan kasus Covid-19 sebagai dampak libur panjang tidak dapat langsung dilihat dalam data penambahan kasus. Menurut Dewi butuh waktu satu hingga dua pekan untuk melihat perkembangan ini.

Ia mencontohkan pada libur panjang Hari Kemerdekaan 17 Agustus dan 20-23 Agustus lalu perkembangan kasus baru dapat terlihat pada awal dan pertengahan September. 

Ketua Satgas Covid-19 Doni Monardo sendiri menyebutkan hal yang sama pada saat menjadi pembicara Seminar Nasional XVII PERSI dan Seminar Tahunan XIV Patient Safety pada Jumat pekan lalu (30/10). Ia menyebutkan penambahan kasus di awal September sebagai dampak libur panjang Agustus sangat tinggi sekali.

"Dari setiap hari 2.000 kasus, begitu libur panjang meningkat menjadi 3.000 kasus dan bahkan 4.000 kasus," kata Doni kala itu.

Satgas sendiri sudah mengantisipasi dengan menerjunkan tim monitoring dengan melibatkan relawan, TNI, Polri, dan unsur pemerintah daerah untuk memastikan protokol kesehatan di lokasi wisata.

Dewi menyebutkan terdapat 3 juta laporan yang diterimanya atas hasil monitoring ini. Jumlah orang yang dipantau sebanyak 1 juta orang lebih di 173 ribu titik di 407 kabupaten-kota di 34 provinsi.

Ia pun menekankan protokol kesehatan masih menjadi hal yang ampuh menekan angka penularan. Protokol itu meliputi #ingatpesanibu untuk #pakaimasker, #cucitangan pakai sabun, dan #jagajarak hindari kerumunan.

Editor : Widita Fembrian