• News

  • Peristiwa

Kemenkes Gelar Edu Health Fair, Kenalkan Poltekkes yang Miliki Prodi Langka

Kemenkes gelar Edu Health Fair.
Kemenkes
Kemenkes gelar Edu Health Fair.

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Kementerian Kesehatan (Kemenkes) gelar Edu Health Fair 2020 pameran pendidikan Poltekkes. Kegiatan tersebut sebagai sarana memperkenalkan Poltekkes Kemenkes secara umum kepada masyarakat dan dunia industri.

Plt Kepala Badan PPSDM Kesehatan, Kemenkes Maxi Rein Rondonuwu, mengatakan Edu Health Fair 2020 kali ini merupakan pelaksanaan tahun ke-3 dalam rangka kesiapan Poltekkes kepada industri dan jasa kesehatan. Nantinya industri akan menggunakan lulusan tenaga kesehatan maupun produk inovasi kesehatan.

“Pelaksanaannya berbeda dengan tahun sebelumnya. Tahun ini kegiatan Edu Health menggunakan konsep hybrid event, yaitu mengkombinasikan pameran secara online maupun tatap muka,” kata dia di Mal Taman Anggrek, Jakarta.

Kegiatan yang digelar selama 2 hari itu, tanggal 5-6 November 2020, merupakan ajang mengenalkan Poltekkes dan inovasi yang dihasilkan oleh mahasiswanya di bidang kesehatan.

Terdapat 38 Poltekkes tersebar di 34 provinsi di Indonesia dan 500 program studi yang terdiri dari D3, D4, Program Profesi, dan Magister Terapan.

Poltekkes Kemenkes juga memiliki program studi langka yang lulusannya banyak dibutuhkan di Industri dan jasa kesehatan seperti fisioterapi, terapis bicara, teknik elektro magnetik, akupuntur, rekfraksi optisi, dan ortotik prostetik.

“Oleh karena itu sudah selayaknya Poltekkes Kemenkes ini, atas instruksi pak Menteri Kesehatan, akan ditingkatkan jadi institut,” ujar Maxi
Selain itu, Poltekkes Kemenkes juga banyak menghasilkan produk inovasi. Setiap tahunnya rata-rata telah menghasilkan penelitian antara 25 hingga 100 judul penelitian. Beberapa di antaranya adalah produk inovatif dengan terapan teknologi.

Tema Edu Health Fair 2020 tahun ini adalah Poltekkes Kemenkes Era 4.0 Menembus Batas dan Produktif di era adaptasi kebiasaan baru. Sebagai gambaran, bahwa dalam menghadapi Covid-19 Poltekkes Kemenkes tetap produktif dengan mengembangkan berbagai inovasi menuju sistem pendidikan era digital.

Reporter : Martina Rosa Dwi Lestari
Editor : Sulha Handayani