• News

  • Peristiwa

Pemuda Disuruh Sekolah, Tamat jadi Petani, TZ: Anak dan Mantunya Diusung jadi Wali Kota

Wasekjen Majelis Ulama Indonesia (MUI) Ustadz Tengku Zulkarnain.
Istimewa
Wasekjen Majelis Ulama Indonesia (MUI) Ustadz Tengku Zulkarnain.

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Ajakan menekuni dunia pertanian disampaikan Presiden Joko Widodo untuk para kaum muda. Menurut Jokowi, kontribusi pemuda dalam pertanian akan membuat Indonesia berjaya dengan hasil tani berlimpah.

Wakil Sekretaris Jendral (Wasekjen) MUI Tengku Zulkarnain mengatakan, saat pemuda diminta sekolah dan bahkan diancam jika ikut demonstrasi. Setelah lulus dianjurkan jadi petani.

Sementara anak dan menantunya malah diusung jadi walikota dan bupati.

"Para Pemuda diminta Sekolah sungguh sungguh. Diancam jika ikut demo. Setelah tamat dianjurkan jadi Petani. Mesti syukur jika bisa jadi Tukang Ojek," kata Tengku Zulkarnain dalam akun Twitternya, @ustadtengkuzul.

"Sementara Anak dan Mantu mrk rame rame diusung jadi Walikota dan Bupati. Soal sekolahnya? And Kowe Tidak Perlu Tahu...! Smart...?" lanjutnya.

Dalam Forum Petani Muda yang disiarkan secara online, Kamis (29/10/2020) itu, Jokowi menguraikan Indonesia bisa terbebas dari bayang-banyang impor jika semua anak muda memiliki pola pikir yang maju, khususnya dalam pembangunan pertanian ke depan.

Menurutnya, Indonesia dapat memenuhi kebutuhan dalam negeri dan bisa menjadi negara pengekspor jika sektor pertanian selalu menjadi pilihan bagi sumber kehidupan.

"Dengan pengolahan pertanian secara modern, saya harapkan pertanian Indonesia dapat tumbuh sebagai pilar penting pertumbuhan ekonomi nasional. Pertanian akan semakin maju. Masyarakat akan semakin lebih sejahtera," seru Jokowi.

Jokowi menyampaikan inovasi pada sektor pertanian akan menjadi pilar penting pada pertumbuhan ekonomi Indonesia. Inovasi tersebut, di antaranya perbaikan produksi hingga perbaikan pasca panen seperti proses penanaman, pemeliharaan, hingga pengolahan branding, packaging dan pemasaran.

Reporter : Wahyu Praditya Purnomo
Editor : Sesmawati