• News

  • Bisnis

PT PII dan Universitas Moestopo Berikan Pelatihan dan Workshop Bisnis Digital untuk UMKM

Pelatihan dan workshop kepada 117 pelaku Usaha Menengah, Kecil dan Mikro (UMKM) di lingkungan Kelurahan Kuningan Barat,
Istimewa
Pelatihan dan workshop kepada 117 pelaku Usaha Menengah, Kecil dan Mikro (UMKM) di lingkungan Kelurahan Kuningan Barat,

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - PT Penjaminan Infrastruktur Indonesia (persero)/PT PII bekerjasama dengan Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Prof. Dr. Moestopo (Beragama) menyelenggarakan pelatihan dan workshop kepada 117 pelaku Usaha Menengah, Kecil dan Mikro (UMKM) di lingkungan Kelurahan Kuningan Barat, Mampang Prapatan, Jakarta Selatan, baru-baru ini. 

Terdapat empat kegiatan yang dilakukan pada rangkaian program tersebut, yaitu Pelatihan dan Workshop Management UMKM, Pelatihan dan Workshop Media Bisnis Digital, Kemitraan UMKM dan Brand existing melalui pola Banch Marking, dan Pembinaan dan Pendampingan Berkelanjutan. 

Kegiatan ini diikuti oleh pelaku UMKM dari berbagai jenis usaha, yaitu pengusaha makanan dan minuman, pengusaha jasa laundry, kurir, pedagang kelontong, maupun pemuda usia produktif yang belum/tidak bekerja. 

Direktur Utama PT PII M. Wahid Sutopo mengatakan kegiatan ini merupakan salah satu program Corporate Social Responsibilty yang dilaksanakan PT PII sebagai Specal Mission Vehicle (SMV) Kementerian Keuangan RI yang bertujuan untuk meningkatkan kapasitas dan kemampuan pelaku UMKM menghadapi era bisnis model baru.  

“Sebagaimana diketahui situasi sekarang ini mengubah pola interaksi warga karena mengharuskan dilakukannya social distancing. Karena itulah, UMKM, yang merupakan salah satu penggerak ekonomi masyarakat di sektor riil terutama di era new normal, harus mulai beradaptasi dengan teknologi dengan melangkah ke model bisnis baru berbasis digital untuk bisa tetap bertahan dalam persaingan," kata Sutopo. 

Dekan Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Prof. Dr. Moestopo (Beragama) Prasetya Yoga Santoso mengatakan di masa pandemi saat ini, dampak langsung yang dirasakan oleh masyarakat cukup berat. Melambatnya roda ekonomi, menurunnya daya beli, hingga meningkatnya angka pengangguran di Indonesia.  

"Situasi ini mengubah seluruh perilaku masyarakat, business model pun berubah. Disatu sisi Pemerintah berharap UMKM dapat mengambil peran dalam menggerakan ekonomi sektor riil ditengah pandemi ini, sementara di sisi lain, belum banyak UMKM yang menyadari dan memahami tentang perubahan yang terjadi dalam model bisnis," ujar Prasetya. 

"Karena itulah, perlu kerja sama semua pihak untuk mendorong pelaku UMKM untuk mulai mengalihkan bisnisnya kedalam platform digital. Program Corporate Social Responsibilty (CSR) dari korporasi adalah salah satu peluang yang mampu meningkatkan kemampuan UMKM menghadapi era bisnis model baru," lanjutnya.

PT PII dan Universitas Prof. Dr. Moestopo (Beragama) berharap kegiatan ini mampu meningkatkan kesadaran pelaku UMKM terhadap media bisnis digital, di samping untuk dapat memberikan kemampuan kepada pelaku UMKM dalam pengelolaan media bisnis digital, sehingga membuka peluang bisnis baru bagi pelaku UMKM dan membuka lapangan pekerjaan baru bagi masyarakat usia produktif. 

PT Penjaminan Infrastruktur Indonesia (Persero) merupakan salah satu Special Mission Vehicle (SMV) Kementerian Keuangan RI yang memiliki mandat sebagai Penyedian Penjaminan Pemerintah Skema Kerja sama Pemerintah dengan Badan Usaha (KPBU).

PT PII juga menyediakan penjaminan untuk pinjaman BUMN kepada lembaga Keuangan Internasional serta berperan dalam membantu penyiapan proyek dan pendampingan transaksi (Project Development Facility) pada 5 proyek infrastruktur skema KPBU pada sektor Kesehatan, Jalan dan Transportasi.

Reporter : Wahyu Praditya Purnomo
Editor : Nazaruli