• News

  • Bisnis

IHSG Diprediksi Terus Naik, Ternyata Ini Faktor Pendukungnya

Ilustrasi IHSG
Istimewa
Ilustrasi IHSG

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Indeks Harga Saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Selasa (10/11/2020) terus bergerak naik mengikuti penguatan bursa saham Amerika Serikat dan Eropa.

IHSG dibuka menguat 68,73 poin atau 1,28 persen ke posisi 5.424,73. Sementara kelompok 45 saham unggulan atau indeks LQ45 naik 18,09 poin atau 2,15 persen ke posisi 858,6.

"IHSG diproyeksi kembali menguat terdampak optimisme dari penguatan bursa AS dan Eropa," tulis Tim Riset Samuel Sekuritas dalam laporan yang dikutip Antara di Jakarta, Selasa (10/11/2020).

Semalam bursa AS ditutup variatif. Vaksin Corona dari Pfizer Inc dan BioNTech dikabarkan efektif 90 persen mencegah COVID-19.

Saham teknologi yang dipandang pemenang ‘stay-at-home’ terkoreksi tajam seperti Netflix minus 8,6 persen dan Amazon minus 5,06 persen. Kabar vaksin juga turut medorong bursa Eropa ditutup menguat.

Beberapa berita dan sentimen pasar yang dapat dicermati diantaranya hasil sementara pemilu AS dimana Partai Demokrat tidak sapu bersih kemenangan di Senat dan Kongres menimbulkan optimisme kenaikan pajak tidak mudah disahkan.

Hari ini akan rilis data neraca transaksi berjalan (current account) Indonesia 3 kuartal III 2020. Pada kuartal sebelumnya neraca transaksi berjalan defisit 2,9 miliar dolar AS.

Kasus baru COVID-19 dalam negeri pada Senin (9/11/2020) diumukan melandai menjadi 2.853 kasus dari hari sebelumnya 3.880 kasus. Hingga kini Indonesia telah mencatat total kasus COVID-19 mencapai sekitar 440 ribu.

Bursa saham regional Asia pagi ini antara lain indeks Nikkei menguat 277,7 poin atau 1,12 persen ke 25.117,54, indeks Hang Seng naik 296,46 poin atau 1,14 persen ke 26.312,63, dan indeks Straits Times meningkat 78,94 atau 3,03 persen ke 2.688,3.

Editor : Nazaruli