• News

  • Peristiwa

Meneriaki Risma ‘Golek Rai‘ Saat Demo Omnibus Law, Mereka Mahasiswa Surabaya?

Momen Tri Rismaharini tiba-tiba masuk ke kerumunan demo dan diteriaki kata kurang sopan
Twitter/Ridwan S
Momen Tri Rismaharini tiba-tiba masuk ke kerumunan demo dan diteriaki kata kurang sopan

SURABAYA, NETRALNEWS.COM - Sosok Wali Kota Surabaya, Tri Rismaharini kembali menjadi perbincangan di sosial media gegara aksinya tiba-tiba masuk ke dalam kerumunan massa penolak Undang-Undang Omnibus Law Cipta Kerja, di depan Gedung Grahadi, Surabaya, Jawa Timur, pada Selasa (10/11/2020) sore.

Pasalnya, saat ia masuk ke kerumunan massa demo dan memunguti sampah, ada massa demo yang diduga dari kalangan mahasiswa meneriaki kata-kata tak sepantasnya.

Momen ini tercermin pula dalam unggahan akun Twitter Ridwan S @RidwanS38612261 dengan cuitan: "Anak mahasiswa yg lagi Demo OmnibusLaw meneriaki Bu Risma yg di kawal ketat sambil munguti sampah,..hanya 2 kata yg terdengar :GOLEK RAI & DJIANCOK selebihnya aku gak ngerti maklum anak Medan aku..."

Dalam video pendek 0,36 menit tersebut terdengar suara pemuda berteriak tak sopan seperti "ooi, ooi golek rai (cari muka)", teriakan "oligarki" berulangkali, serta kata-kata seperti yang disebutkan Ridwan S.

Sementara di akun FB @Mak Lambe Turah, Kamis (12/11/20), MLT juga menggunggah tautan dan cuitannya ramai dikomentari netizen.

Mak Lambe Turah: Ini serius mahasiswa Surabaya???

Budhi Sableng: Seperti bkan orang surabaya sih yg teriak2 itu

Silvester Kemin Hapsara: Kayak e bukan mahasiswa asli surabaya...

Kurnia Andi: Oligarki? Atau baru pandai nyebutin kalimat oligarki, jadi pas teriak kalimat oligarki itu berasa keren..
Ibarat nya bahasa-bahasa orang kritis dan terpelajar gitu ya..?

Kurnia Andi: Teriak oligarki keras, ditanya demoin apa dia bingung jawab apa..

Sebelumnya dilansir Indozone.id, Risma mendatangi peserta demo bersama stafnya dan bergerak membawa plastik sampah dan memunguti sampah yang berserakan di lokasi demo. Kemunculannya pun membuat para pengunjuk rasa yang semula memperhatikan orasi dan teatrikal buyar seketika.

Bahkan, salah satu peserta aksi berteriak sambil meminta agar Risma memperhatikan nasib warga Surabaya yang terancam akibat Undang-Undang Cipta Kerja.

"Nasib kesejahteraan wargamu terancam, mana suaramu," teriak salah satu pendemo.

Diketahui, Risma dan jajarannya sempat datang ke lokasi demonstran. Namun, ia tidak mengatakan sepatah katapun. Hal tersebut memancing ratusan demonstran lainnya kemudian menyoraki Risma dengan nyanyian dan teriakan menolak Omnibus Law.

"Tolak, tolak, tolak Omnibus Law, tolak, tolak, tolak Omnibus Law," teriak massa.

Di kesempatan yang sama, Risma sempat beradu argumen dengan salah satu pengunjuk rasa yang bertemu dengannya dan mengeluhkan Omnibus Law. Risma pun mengaku telah menyampaikan aspirasi para buruh dengan mengirimkan surat kepada Presiden Joko Widodo.

"Aku sudah berjuang mengirimkan surat ke mana-mana tanya pemimpinmu ," kata Risma.

Editor : Taat Ujianto