• News

  • Peristiwa

Denny: Kezaliman Akan Terus Ada karena Diamnya Orang-Orang Baik

Denny Siregar
Foto: Istimewa
Denny Siregar

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Beberapa hari terakhir, pegiat media sosial Denny Siregar merasa reasah dengan persoalan fundamentalisme dan radikalisme yang menurutnya menguat di Indonesia.

Melalui beberapa catatannya. ia khawatir Indonesia kelak akan menjadi seperti Suriah di mana terjadi perpecahan dan saling menghancurkan.

Mungkin, bagi sejumlah pihak, pendapatnya dianggap paranoid sehingga pada hari Sabtu (14/11/20), Denny kembali mengunggah cuitannya memngenai hal itu di akun FB-nya. 

Berikut catatan lengkap Denny Siregar:

KETIKA SUARA HANYA SATU-SATUNYA SENJATA

Saya suka dibilang paranoid sama beberapa orang ketika menganalisa situasi Indonesia yang mendekati beberapa negara Timteng yang hancur karena permainan politik agama..

Tidak masalah. Saya lebih suka prediksi saya salah, karena itu berarti negeri ini aman-aman saja.

Atau malah bukan prediksi yang salah, tapi berdasarkan prediksi yang dibilang paranoid itu, banyak orang tergugah untuk waspada. Dan mengambil langkah supaya yang terburuk tidak terjadi.

Percaya diri bahwa negeri ini akan baik-baik saja, itu wajib kita punya. Tapi terlalu percaya diri, sehingga kita jadi lengah juga akan jadi masalah.

Peringatan itu penting, supaya kita siap-siap menjaga diri kita. Bersuara itu juga penting, supaya pihak yang ingin berbuat buruk juga akhirnya tahu kalau kita juga tahu gerak mereka..

Saya selalu percaya bahwa Tuhan akan melindungi negara kita. Karena itulah kita diberi kemampuan untuk bersuara, menjadi pengingat supaya terus waspada. Bukan ketakutan sebenarnya. Hanya supaya melatih alarm2 dalam diri kita..

Dalam situsi tertentu saya selalu ingat nasihat bijak ini..

"Kezaliman akan terus ada, bukan karena banyaknya orang-orang jahat. Tetapi karena diamnya orang-orang baik ."

Bersuaralah, jika itu satu-satunya senjata kita.

Jangan takut ketika orang membentak supaya kita diam, hanya karena terganggunya kenyamanan mereka..

Seruput kopinya..

Denny Siregar

Editor : Taat Ujianto