• News

  • Bisnis

Pandemi, Ternyata Ini yang Ditunggu Inggris dari Indonesia

Indonesia-Inggris sepakat tingkatkan ekspor produk kayu.
Urbanworkers
Indonesia-Inggris sepakat tingkatkan ekspor produk kayu.

JAKARTA, NETRALNEWS.COM – Kementerian Perdagangan RI dan Department for International Trade (DIT) Inggris menyelenggarakan Pertemuan ke-3 Kajian Perdagangan Bersama (Joint Trade Review/JTR) pada 18—19 November 2020 secara virtual.

Pada pertemuan ini, kedua negara berhasil menyepakati beberapa hal, termasuk strategi dalam hal peningkatan perdagangan dan investasi.

Delegasi Indonesia dipimpin oleh Direktur Jenderal Perundingan Perdagangan Internasional Iman Pambagyo. Sedangkan Delegasi Inggris dipimpin Direktur Hubungan Bilateral Cathryn Law.

Kedua pihak memiliki kesepahaman atas pentingnya JTR, terutama di tengah tantangan pandemi global saat ini. Pada pertemuan ini telah tercapai kemajuan dalam upaya peningkatan hubungan perdagangan bilateral melalui diskusi yang berfokus pada peningkatan performa perdagangan dan investasi dalam berbagai sektor, termasuk pendidikan, produk pertanian, makanan dan minuman, teknologi, farmasi dan kesehatan, infrastruktur dan transportasi, kayu dan produk kayu, energi terbarukan, jasa finansial dan profesional, serta ekonomi kreatif.

Pada pertemuan ini Iman menyampaikan informasi perkembangan terbaru mengenai kebijakan perdagangan Indonesia, termasuk penandatanganan perjanjian terbesar di dunia yaitu Regional Comprehensive and Economic Partnership (RCEP) pada Pertemuan KTT RCEP ke-4 pada 15 November 2020 dan perkembangan negosiasi bilateral lainnya.

Menurut Iman, kedua pihak melakukan diskusi yang produktif mengenai 10 sektor potensial dan menyepakati solution-oriented basis sebagai pendekatan terbaik untuk mengatasi tantangan dan hambatan dalam sektor potensial tersebut. Kedua pihak juga menyampaikan komitmen yang kuat untuk memfinalisasi dan menandatangani JTR Report pada Januari 2021 serta telah mengidentifikasi langkah selanjutnya setelah JTR diselesaikan.

“Kami percaya JTR ini akan membuka jalan menuju hubungan ekonomi bilateral yang lebih baik di masa depan dan membawa kedua negara ke tingkat yang lebih tinggi,” ujar Iman, dalam siaran persnya, Jumat, (20/11/2020).

Sebagai anggota G20, Inggris dan Indonesia memahami pentingnya JTR untuk membantu pertumbuhan ekonomi di masa depan dan mendukung upaya pemulihan ekonomi dari dampak pandemi Covid-19. Pada Pertemuan ini, Inggris juga menyampaikan perkembangan proses pasca- Brexit dengan Uni Eropa dan perkembangan bilateral lainnya yang mereka miliki.

Editor : Sulha Handayani