• News

  • Peristiwa

Rektor UIC: Ini 5 Dampak Pencopotan Baliho Habib Rizieq Oleh TNI 

Pencopotan baliho HRS oleh aparat TNI.
PR
Pencopotan baliho HRS oleh aparat TNI.

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Rektor Universitas Ibnu Chaldun (UIC) Musni Umar mengatakan, baliho Habib Rizieq Shihab (HRS) sudah sepatunya diturunkan karena Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) itu telah kembali ke Indonesia. 

"Baliho Imam Besar HRS yang tersebar di berbagai sudut jalan, sudah sepatutnya diturunkan karena HRS sudah tiba dengan selamat di Indonesia," tulis Musni di websitenya, dikutip netralnews.com, Selasa (24/11/2020). 

Namun, lanjut Musni, penurunan baliho HRS yang dilakukan oleh prajurit TNI telah menimbulkan masalah baru. Menurutnya, ada lima dampak yang dari tindakan TNI itu. 

Pertama, Musni menyebut, di satu sisi ada yang memberi apresiasi, tetapi lebih banyak lagi yang mengeritik karena bukan tupoksi TNI menurunkan baliho.

"Kedua, TNI dianggap melakukan politik praktis dan tidak netral. Pada hal TNI harus menjadi kekuatan bangsa dan negara yang netral dan mempersatukan," ujarnya. 

Ketiga, Musni berpendapat, TNI dianggap menurunkan marwahnya sebagai kekuatan bangsa dan negara karena terlibat langsung menurunkan baliho HRS.

Keempat, Musni menganggap pencopotan baliho HRS oleh TNI semakin memecah- belah masyarakat karena semakin terpolarisasi masyarakat antara yang pro pemerintah dan kontra pemerintah.

"Kelima, muncul kesan bahwa TNI menganggap HRS dan para pendukungnya merupakan musuh politik yang harus dihabisi. Pada hal dalam demokrasi, wajar ada kelompok oposisi yang mengeritik pemerintah," pungkasnya. 

 

Reporter : Adiel Manafe
Editor : Widita Fembrian