• News

  • Bisnis

IHSG Merosot 0,38 Persen, Investor Asing Net Buy Rp588 Miliar

Gedung Bursa Efek Indonesia
Gedung Bursa Efek Indonesia

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) ditutup turun 21,78 poin atau 0,38 persen ke level 5.679,25, Rabu (25/11/2020). 

"Aksi profit taking terjadi setelah adanya pemberitaan mengenai peningkatan jumlah penderita COVID-19 secara global, serta minimnya data makroekonomi domestik yang memberikan high positive impact terhadap pasar." kata analis Bina Artha Sekuritas M Nafan Aji Gusta di Jakarta.

Kelompok 45 saham unggulan atau indeks LQ45 bergerak turun 4,42 poin atau 0,49 persen menjadi 903,46.

IHSG memang menguat di awal perdagangan, pergerakannya dominan berada di zona hijau pada sesi pertama perdagangan. Namun, di sesi kedua, indeks melemah dan tak mampu beranjak dari zona merah hingga jam perdagangan saham berakhir.

Sebanyak 7 sektor saham terkoreksi, di mana sektor aneka industri anjlok paling dalam yaitu minus 2,84 persen, diikuti sektor infrastruktur dan sektor manufaktur masing-masing minus 1,57 persen dan minus 1,17 persen.

Tiga sektor lainnya yang yaitu perdagangan yaitu 1,16 persen, diikuti sektor pertambangan dan sektor keuangan masing-masing 0,25 persen dan 0,18 persen.

Penutupan IHSG diiringi aksi beli saham oleh investor asing yang ditunjukkan dengan jumlah beli bersih (net buy) asing sebesar Rp588,3 miliar.

Frekuensi perdagangan saham tercatat sebanyak 1.417.552 kali transaksi dengan jumlah saham yang diperdagangkan sebanyak 35,3 miliar lembar saham senilai Rp18,17 triliun. Sebanyak 184 saham naik, 271 saham menurun, dan 168 saham tidak bergerak nilainya.

Sementara itu, seperti dilansir Antara, bursa saham regional Asia sore ini antara lain indeks Nikkei menguat 141,97 poin atau 0,54 persen ke 26.307,56, indeks Hang Seng naik 81,55 poin atau 0,31 persen ke 26.669,75, dan indeks Straits Times meningkat 31,85 atau 1,1 persen ke 2.859,78.

Editor : Irawan.H.P