• News

  • Peristiwa

Pangdam Jaya Banjir Karangan Bunga, Novel: Modus Basi, Gaya Ahok Diulang

Wasekjen PA 212  Novel  Bamukmin.
PA 212
Wasekjen PA 212 Novel Bamukmin.

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Wakil Sekretaris Jenderal Persaudaraan Alumni (PA) 212 Novel Bamukmin menyindir banyaknya karangan bunga yang dikirim ke Markas Kodam Jaya, Cawang, Jakarta Timur beberapa hari akhir.

Novel menilai karangan bunga dikirim ke Markas Kodam Jaya bukan dari rakyat, tapi dikondisikan.
Ia menduga hal itu sama seperti yang terjadi saat Balai Kota DKI Jakarta banjir karangan bunga pada 2017 lalu, ketika Basuki Tjahaja

Purnama (BTP/Ahok) mengakhiri masa jabatannya sebagai Gubernur DKI. "Karangan bunga modus basi atas nama rakyat. Diduga itu gaya Ahok yang diulang," kata Novel kepada netralnews.com, Rabu (25/11/2020).

"Karena kalau rakyat lagi susah cari makan mana mungkin beli karangan bunga, bahkan dibelit utang oleh rezim ini," ujar Novel.

Sebelumnya diberitakan, Markas Kodam Jaya dibanjiri karangan bunga sejak Senin (23/11/2020). Ratusan karangan bungan itu ditulis berasal dari berbagai elemen masyarakat.

Adapun karangan bunga tersebut berisikan dukungan dan apresiasi kepada TNI menyusul sikap Pangdam Jaya Mayjen TNI Dudung Abdurachman yang telah memberikan instruksi untuk mencopot baliho Imam Besar FPI Habib Rizieq Shihab (HRS). 


Reporter : Adiel Manafe
Editor : Sulha Handayani