• News

  • Nasional

FPI Tak Bisa Paksakan Polisi Tangkap Ahok, Ini Alasannya

Dadang Rusdiana (Netralnews.com)
Dadang Rusdiana (Netralnews.com)

Berita Terkait

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Tim Pemenangan Ahok-Djarot, Dadang Rusdiana mengatakan, polisi tidak bisa didesak-desak untuk menangkap Ahok. Pasalnya, pihak kepolisian mempuyai prosedur tersendiri dalam menangai sebuah masalah hukum, sebagaimana biasanya.

Menurut Dadang, bahwa aksi unjuk rasa besar-besaran atas dugaan penistaan agama oleh Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama, alias Ahok, di Jakarta, Jumat (14/3/2016). Massa yang berunjukrasa adalah massa Front Pembela Islam (FPI), Front Umat Islam (FUI) dan Majelis Ulama Indonesia (MUI), jelasnya.

Adapun salah satu tuntutan FPI adalah agar pihak kepolisian menangkap Ahok yang dinilai sudah melecehkan umat Islam dengan membawa-bawa ayat Al-quran.

"Silakan saja kalau mau menyampaikan pendapat melalui demo. Namun FPI tidak bisa maksa-maksa polisi untuk menangkap Ahok. Polisi itu tidak bisa ditekan-tekan. Polisi punya prosedur untuk menyelidiki atau merespon pelaporan," tegas Dadang kepada wartawan di Jakarta, Jumat (14/10/2016).

Dijelaskan Dadang, bahwa  pihaknya meminta  FPI tidak melakukan aksi anarkis selama unjuk rasa, yang dapat membuat kegaduhan pada masyarakat Indonesia.

"Unjuk rasa kan hak siapa pun selama tidak anarkis, tidak hujat sana hujat sini. Apalagi Front Pembela Islam. Namanya juga pembela Islam, pasti demonya santunan dan tertib," tegas politisi Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura) itu.

Reporter : Dominikus Lewuk
Editor : Hila Japi