• News

  • Nasional

Untuk Jadi Islam Baik Ikut NU, Muhammdiyah, Persis? Ini Kata Mahfud

Prof Mahfud MD
Prof Mahfud MD

JAKARTA, NETRALNEWS.COM – Jelang 2 Desember, ada saja Nitizen yang mengajukan pertanyaan bahkan kritik terhadap pakar hukum tata Negara Prof Mahfud MD. Pertanyaan mulai dari sah tidaknya orang Muslim menggelar salat di jalan, bukan di masjid.

Bisa jadi pertanyaan ini terkait dengan akan digelarnya doa bersama (bukan demo) umat Islam yang akan digelar di Monumen Nasional (Monas), bukan di Masjid Istiqlal Jakarta. Tempat digelarnya doa bersama ini merupakan kesepakatan Forum Nasional Fatwa MUI (FNFMUI) yang dimotori Habib Rhiziek dengan Kapolri dalam pertemuan di kantor MUI, Senin (28/11/2016).

Pertanyaan juga menjebak Mahfud soal sah tidaknya demo 2 Desember 2016. Soalnya yang akan memimpin adalah Rais Am PBNU KH Ma’ruf Amin yang tak lain adalah Ketua Majelis Ulama Indonesia.

Seolah Nitizen menggugat Mahfud yang juga adalah warga NU, tetapi tidak mau ikutan dalam aksi bela Islam tersebut. Tetapi, bukan Prof Mahfud kalau tak ada jawaban pamungkas yang diberikannya.

Ada juga Nitizen yang bertanya, kalau dia memaafkan Ahok, apakah dia tidak masuk kategori membela Islam? Pokok macam-macam pertanyaan diajukan dan dijawab Mahfud dengan gaya khasnya yang tegas dan lugas mencerahkan.

Nitizen bernama Wiro Sableng dengan akun @LubisRizal lewat twitter bertanya demikian:

NU gimana Prof @mohmahfudmd @Gus_Sholah @gusmusgusmu ? 

Mahfud pun menjawab seperti ini:

Sy sdh bilang. Demo 411 mencapai jutaan krn yg ikut "warga" NU & Muhammadiyah. Tak mungkin demo sbsar itu ada kalau bkn "warga" 2 ormas tsb.Mahfud MD .

Nitizen dengan akun @Junud090510 @mohmahfudmd  pun merespons demikian:

memang bukan, namun orang Islam yang tidak rela Al Qur'an nya dihina oleh Ahoak.

Sementara itu, Qeis Umar dengan akun @AyamKampung1986 bertanya demikian:

@mohmahfudmd , Khatib aksi 2-12 = Am Rais PBNU KH Ma'ruf Amin. jadi apakah masih tanya sah atau tidak ?

Lalu Mahfud MD menjawab seperti ini:

Amien Rais apa Rais Am? Beda loh Qeis.Mahfud MD 

Selanjutnya guru besar Fakultas Hukum Universitas Islam Indonesia (UII) Yogyakarta ini juga menegaskan sekali lagi dengan menulis seperti ini:

Tak apa2, Qeis. Utk menjadi baik tak harus ikut NU, Muhammadiyah, Persis, dll. Yang penting jaga akhlaq dan integritas diri. Salam hormat...Mahfud MD .

Sementara itu, Abdul Aziz N Nalole dengan akun @aziznalole bertanya demikian kepada Mahfud:

2 desember 2016 posisi dimana kanda? 

Lalu Mahfud MD ‏dengan akun @mohmahfudmd  menjawab seperti berikut: 

Saya di yogya saja tgl 2 Desember.Mahfud MD.

Lalu Nitizen bernama Rollercoaster dengan akun @ardonnyfareza bertanya demikian:

@mohmahfudmd Kenapa nggak ikut aksi 212 prof? Apa prof ingin menjaga image supaya terkesan adil?

 Atas pertanyaan itu, Mahfud MD ‏@mohmahfudmd  menjelaskan demikian:

Saya lbh memilih kerja yg produktif. Bagi yg mau demo ya demo saja. Saya hormati tekatnya utk membela Islam.Mahfud MD.

 

 Lain lagi dengan Nitizen Agung Adzzakil. Dia bertanya soal memaafkan Ahok dan membela Islam dengan bertanya seperti ini:

@mohmahfudmd prof kalau saya maafkan ahok apa saya bukan pembela Islam

Dan Mahfud MD menjawab AgungAdzzakil seperti ini: 

Memaafkan dan membela tak saling menegasikan. Itu dua hal yg berbeda.  Lakukan dua2nya biar bagus.Mahfud MD.

Dan Nitizen Ali Marbun @andalasia01 juga mengajukan pertanyaan serius kepada Mahfud demikian:

Maaf pak @mohmahfudmd, sy kerja shift malam, jd begitu pulang langsung  bc twit2 bpk. Saya mau tanya pak? Gmn kondisi bangsa ini pak?

Insyaallah bangsa ini baik2 saja. Mari kita rawat berama.Mahfud MD.

Amin, amin, amin.

Editor : Marcel Rombe Baan
Sumber : twitter