• News

  • Lingkungan

Ingin Mengenalkan Anak Permainan Tradisional? di Sini Tempatnya

Taman di Bogor (Galamedia News Online)
Taman di Bogor (Galamedia News Online)

BOGOR, NETRALNEWS.COM - Jumlah taman tematik di Kota Bogor, Jawa Barat, kembali bertambah dengan hadirnya Taman Kaulinan yang dilengkapi 11 permainan anak baik tradisional maupun modern.

Konsultan Arsitektur Taman Kaulinan, Siswanto, kepada Antara, Jumat (23/12/2016) mengatakan, 11 permainan anak tersebut di antaranya, perosotan, engrang, ayunan, rumah pohon, ular tangga, engklek, galah asin, sculpture, panjat tali, bukit dan gazebo.

"Semua permainan ini dirancang untuk melatih motorik anak, dan melatih keseimbangan, kreatifitas, dan bagian dari olahraga," kata Siswanto.

Taman Kaulinan berada di pinggir Sungai Ciliwung, terintegrasi dengan Lapangan Sempur. Memiliki luas sekitar 600 meter persegi. Proses pembangunan berlangsung selama tiga bulan, dibangun oleh PT Sumber Alfaria Trijaya, Tbk atau Alfamart melalui program kerjasama sosial.

Pembangunan taman khusus permainan anak tersebut, menghabiskan biaya pembangunan Rp500 juta, bersumber dari dana sumbangan pelanggan atau konsumen Alfamart yang didonasikan untuk program sosial.

Menurut Siswanto, saat ini pembangunan taman sudah dalam tahap akhir, sekitar 85 persen penyelesaian. Rencana peresmian oleh Pemerintah Kota Bogor, disamakan dengan peresmian Lapangan Sempur.

"Kemungkinan pengoperasian dimulai 2017, berbarengan dengan operasional Lapangan Sempur. Karena Taman Kaulinan terintegrasi dengan Lapangan Sempur," katanya.

Corporate Communication General Manager PT Sumber Alfaria Trijaya, Tbk, Nurachman taman permainan anak tersebut merupakan program sosial dari Alfamart, untuk pertama kalinya membangun taman di Kota Bogor.

Menurutnya, usulan membangun taman permainan anak datang dari Pemerintah Kota Bogor. Alfarmart melalui peduli konsumen Alfamart mendukung rencana pemerintah daerah tersebut untuk menyediakan taman khusus sebagai tempat bermainan anak.

"Harapan kami, anak-anak dapat memanfaatkan taman tersebut untuk bermain dan mengasah kreatifitasnya dengan permainan tradisional yang tersedia, ini sekaligus upaya pelestarian budaya bangsa lewat permainan tradisional," katanya.

Sebelumnya Wali Kota Bogor Bima Arya Sugiarto menyebutkan taman permainan tradisional tersebut diberi nama Taman Kaulinan yang menyediakan berbagai wahana permainan tempo dulu seperti engrang, ular tangga, gangsing dan masih banyak lainnya.

"Kita membangun satu taman khusus untuk anak-anak, agar tidak teracuni oleh game Pokemon Go," kata Bima.

Bima menyebutkan, Taman Kaulinan menjadi pusat tempat bermain "outdoor" bagi anak-anak yang pertama dimiliki Bogor, diharapkan dapat menjadi percontohan.

"Taman kita buat khusus sebagai tempat berinteraksi warga dan juga anak-anak," katanya.

Taman Kaulinan dirancang untuk memfasilitasi kegiatan bermain dan mengembangkan kemampuan motorik anak. Memegang konsep kebudayaan daerah setempat, agar anak dapat bergerak aktif di alam terbuka. Sebagai wadah positif bagi anak-anak aktif dan kreatif, agar generasi penerus bangsa tumbuh menjadi generasi positif seperti semboyan Sunda "Dinu Kiwari Ngancik Bu Bihari Seja Ayeuna Sampeureun Jaga".

Editor : Lince Eppang
Sumber : Antara