• News

  • Nasional

Setya Novanto Pilih Idrus Marham Sekjen, Robert Kardinal Bendahara

Lambang Partai Golkar
Lambang Partai Golkar

NUSA DUA,NETRALNEWS.COM – Ketua Umum Partai Golkar periode 2014-2019, Drs. Setya Novanto langsung membentuk kepengurusan inti. Idrus Marhan kembali terpilih sebagai sekretaris jenderal dan di posisi bendahara adalah Robert Kardinal.

Kepengurusan ini disampaikan Novanto dalam rapat penutup Munaslub Golkar di Bali Nusa Dua Convention Center, Badung, Bali, Selasa (17/5/2016). Dalam acara dihadiri oleh Mendagri Tjahjo Kumolo itu Setya Novanto langsung mendapuk eks Ketua Umum Partai Golkar, Ir. H. Aburizal Bakrie menjadi Ketua Dewan Pembina. Setya Novanto berjanji untuk melepas jabatan sebagai Ketua Fraksi Golkar DPR.

Selain penetapan Sekjen dan Bendahara Partai Golkar, Setya Novanto juga memilih Nurdin Halid menduduki kursi Ketua Harian.

Setya Novanto lalu meminta Idrus, Robert, dan Nurdin untuk menampung segala masukan-masukan terkait susunan formatur atau kepengurusan Golkar. Terutama untuk mereka yang terlibat dalam Munaslub dan proses pemenangannya,ujarnya.

"Kita harapkan anggota yang betul-betul ingin aktif, harus benar-benar bekerja keras mengingat waktu kita hanya 3,5 tahun untuk mempersiapkan Pemilu," ujar Setya Novanto.

Setya Novanto yang terpilih jadi Anggota DPR dari daerah pemilihan NTT II tersebut berjanji untuk bekerja maksimal bagi Golkar dengan aantara lain melakukan roadshow dengan mendatangi DPD I, DPD II kepengurusan Partai Golkar.

Usai menutup pertemuan pidato terakhir dalam sidang paripurna dilanjutkan dengan prosesi pelantikan Novanto sebagai Ketua Umum Golkar. Nurdin Halid yang bertindak sebagai Pimpinan Munaslub memberikan panji-panji Golkar kepada Novanto.

Menurut Nurdin Halid, mengenai formatur pengurus DPP Golkar akan dikukuhkan dalam forum Rapimnas. Pembentukan formatur DPP juga sekaligus dilakukan bersamaan dengan penyusunan formatur Dewan Pembina, Dewan Pakar, dan Dewan Pertimbangan.

Reporter : Dominikus Lewuk
Editor : Hila Japi