• News

  • Nasional

Ketua MPR: Kemiskinan Picu Gerakan Radikalisme

Ketua MPR RI Zulkifli Hasan.
Humas MPR
Ketua MPR RI Zulkifli Hasan.

SURABAYA, NETRALNEWS.COM - Salah satu faktor yang memicu munculnya gerakan radikalisme adalah "kemiskinan". Pernyataan itu disampaikan Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) Republik Indonesia Zulkifli Hasan di Universitas Negeri  Surabaya, Jawa Timur. 

"Orang miskin itu biasanya akses terhadap pendidikan dan kesehatan rendah, tidak punya tabungan dan tidak punya investasi. Mereka jadi tidak berdaya," kata pria yang akrab disapa Zulhas saat kunjungan tersebut, Jumat kemarin. 

Jadi, ketidakberdayaan masyarakat itulah yang memicu kemiskinan. Selain itu, kerap kali membuat kualitas seseorang jadi rendah. Hal itu juga dapat menimbulkan bahaya bagi masyarakat yang ada di lingkungan orang tersebut.

"Saat mau sekolah tidak bisa, uang juga tidak punya, orang jadi tidak punya harapan. Ketika itu kemiskinan bisa jadi gerakan radikal," ungkap mantan Menteri Kehutanan RI itu mengingatkan.

Jadi, sebenarnya berdasarkan UUD 45, negara memiliki kewajiban untuk melindungi segenap bangsa dan tumpah darah Indonesia dan memajukan kesejahteraan umum.

"Jadi, negara punya tanggung jawab untuk menjaga rakyatnya, kalau ada orang meninggal kelaparan, negara bisa dikatakan melanggar konstitusi," kata dia.

Meski demikian, tentu saja masyarakat tidak diimbau untuk berdiam diri dan hanya menunggu bantuan dari negara. Memang, negara, juga memiliki tugas untuk mencerdaskan kehidupan bangsa, sehingga akses terhadap pendidikan banyak dimudahkan bagi masyarakat, kata Ketua MPR seperti dilansir Antara, Sabtu (29/7/2017).

Reporter : Dominikus Lewuk
Editor : Nazaruli