• News

  • Olahraga

Segera Dimulai Kembali, Ini Sejumlah Fakta Bundesliga Sebelum Vakum Akibat COVID-19

Ilustrasi liga Jerman atau Bundesliga.
bundesliga.com
Ilustrasi liga Jerman atau Bundesliga.

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Bundesliga Jerman akan segera kembali menggelar kompetisi setelah sempat vakum karena pandemi COVID-19

Jika tiada kendala, sembilan pertandingan Bundesliga tersisa bakal dimainkan dalam beberapa pekan ke depan. Masih banyak yang dipertaruhkan klub-klub Bundesliga di sisa musim 2019/2020 ini, termasuk gelar juara, zona-zona Eropa bahkan degradasi.

Menyambut bergulirnya kembali Bundesliga, berikut ini adalah rangkuman fakta dari salah satu liga top Eropa itu sebelum dihentikan sementara karena pandemi COVID-19.

Agustus 2019

Juara bertahan Bayern Munich tidak mengawali musim dengan mulus. Menjamu Hertha Berlin di Stadion Allianz Arena pada 17 Agustus, Bayern hanya mampu mengamankan hasil imbang 2-2.

Setelah raihan imbang itu, Bayern mampu memenangi dua laga tersisa pada Agustus. Schalke 04 mereka hantam 3-0, sedangkan Mainz dipukul 6-1.

Start lebih meyakinkan justru diukir tim peringkat kedua musim lalu Borussia Dortmund, yang memukul tamunya Augsburg dengan skor 5-1 pada laga pembukaan mereka.

Namun setelah itu penampilan Dortmund tidak konsisten saat menghadapi dua tim promosi. Cologne mereka pukul dengan skor 3-1, sedangkan Union Berlin justru mampu membekuk mereka dengan skor 3-1.

Tim peringkat ketiga musim lalu RB Leipzig juga memulai musim dengan baik. Mereka sukses mendulang poin penuh pada tiga laga perdananya. Agustus pun ditutup Leipzig dengan menduduki pucuk klasemen.

September 2019

Laju mulus Leipzig mulai terhambat saat mereka ditahan imbang 1-1 oleh Bayern pada laga pertengahan bulan. Singgasana mereka sempat dipinjam Bayern yang menang atas Cologne selama beberapa jam pada 22 September, namun tidak lama kemudian Leipzig kembali merebut posisi tersebut berbekal kemenangan 3-0 atas Werder Bremen.

Catatan tanpa noda Leipzig hanya bertahan sampai pertandingan keenam. Menjamu Schalke 04, pasukan Julian Nagelsmann justru takluk 1-3 dari tamunya.

Tergelincirnya Leipzig dimaksimalkan benar oleh Bayern. Mereka kembali merebut posisi puncak berkat kemenangan atas Paderborn, dibarengi dengan kekalahan Leipzig. Posisi tersebut kemudian digenggam erat Bayern sampai September usai.

Bagaimana dengan Dortmund? Setelah menang 4-0 atas Bayer Leverkusen, Dortmund kemudian ditahan imbang 2-2 oleh Eintracht Frankfurt. Seolah belum kapok bermain imbang, Dortmund kemudian kembali ditahan imbang dengan skor 2-2, kali ini oleh tamunya Werder Bremen.

Oktober 2019

Bayern memulai Oktober dengan pahit akibat kekalahan 1-2 dari tamunya Hoffenheim. Kekalahan tersebut sekaligus menjadi kekalahan perdana mereka di musim ini.

Bagi Gladbach, kekalahan Bayern membuat mereka dapat memuncaki klasemen. Posisi tersebut masih nyaman diduduki Gladbach sampai pertengahan bulan meski mereka sempat ditaklukkan 0-1 oleh Dortmund.

Bayern dan Gladbach sempat bergantian menduduki posisi puncak menjelang pergantian bulan. Namun pada akhirnya, Gladbach menutup Oktober sebagai tim di posisi teratas.

Adapun Dortmund dan Freiburg tetap setia membuntuti kedua tim teratas itu, dengan selisih poin yang tipis.

November 2019

Bayern memulai November juga dengan pil pahit. Mereka dihantam 1-5 oleh Eintracht Frankfurt yang berujung pada pemecatan pelatih Niko Kovac.

Beruntung Bayern mampu langsung bangkit pada pertandingan selanjutnya dengan menggebuk Dortmund 4-0 dalam Der Klassiker.

Saat Bayern melempem, Leipzig sempat mencuri kesempatan untuk merebut posisi teratas. Namun lagi-lagi Gladbach tidak mau melepaskan posisi tersebut terlalu lama untuk kemudian kembali merebutnya.

Terkait pemecatan pelatih, dua arsitek tim lain menyusul Kovac untuk dilengserkan dari kursi panas pada November. Achim Beierlorzer didepak oleh Cologne, sedangkan Sandro Schwarz dipecat Mainz.

Memasuki akhir November Gladbach dan Bayern kembali bergantian menduduki posisi nomor satu. Sebagaimana bulan sebelumnya, Gladbach menutup bulan ke-11 juga dengan berada di posisi puncak.

Desember 2019

Posisi teratas sempat berganti pemilik memasuki Desember. Adalah Leipzig yang menduduki posisi tersebut pada awal bulan sebelum kemudian dilengserkan kembali oleh Gladbach.

Bayern justru memulai Desember dengan buruk, mereka dipukul Bayer Leverkusen dan dihantam Gladbach sebelum kemudian menang besar atas Werder Bremen.

Leipzig kembali memuncaki klasemen menjelang libur musim dingin, namun hanya berselang beberapa jam Gladbach mengkudeta mereka.

Pada akhir bulan pula, Bayern memilih untuk mempermanenkan pelatih Hansi Flick. Flick ditugaskan untuk menangani tim sampai akhir musim.

Di sisi lain, Dortmund memanfaatkan bursa transfer musim dingin untuk memboyong bintang muda Austria Erling Haaland yang didatangkan dari RB Salzburg.

Januari 2020

Memasuki 2020, Bayern memperkuat sektor kiper dengan mendatangkan Alexander Neubel dari Schalke 04 secara cuma-cuma.

Rekrutan anyar Dortmund, Haaland, menunjukkan klub itu tidak keliru mendatangkannya dengan mengukir trigol pada debutnya.

Seolah trigol itu menjadi pertanda baik, Haaland kemudian menyumbangkan dwigol pada pertandingan keduanya untuk Dortmund.

Pada akhir Januari, posisi pemuncak klasemen diduduki Leipzig berkat serangkaian hasil bagusnya. Walau demikian Bayern dan Gladbach tetap setia menempel mereka.

Februari 2020

Menjelang penutupan bursa transfer musim dingin, Dortmund bergerak cepat untuk meminjam Emre Can yang tersia-siakan di Juventus. Setelah peminjaman itu, Dortmund pun mengawali bulan dengan kemenangan yang terbantu oleh gol Haaland.

Bayern justru menjadi pemuncak klasemen pada awal Februari setelah menang atas Mainz. Posisi tersebut sempat direbut Leipzig pada pertengahan bulan sebelum kemudian dikuasai kembali oleh Bayern sampai pergantian bulan.

Maret 2020

Maret diawali dengan kejadian tidak biasa saat Bayern menang besar 6-0 atas TSG Hoffenheim. Laga tersebut dua kali dihentikan karena ulah para penggemar, pertama karena ulah para suporter Bayern yang membakar suar, kemudian karena suporter Hofenheim menyanyikan yel-yel ofensif kepada petinggi klub Dietmar Hopp.

Menjelang pertengahan Maret, pandemi COVID-19 mewabah di Jerman. Liga Jerman, seperti dilansir Antara, masih sempat memainkan pertandingan tanpa penonton sebelum kemudian benar-benar menangguhkan kompetisi pada 13 Maret.

Editor : Irawan.H.P