• News

  • Opini

Ada Cluster Sarinah, Ke Mana Gubernur Rasa Presiden Itu?

Birgaldo Sinaga
foto: istimewa
Birgaldo Sinaga

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Kemarin 10 Mei malam, ratusan orang yang tidak ingin tempat romantisme nostalgia itu lenyap datang untuk mengucap salam perpisahan. Datang untuk melihat McD Sarinah untuk yang terakhir kali. Tidak ingin kehilangan momen mengharubirukan.

Mereka datang demi romantisme nostalgia masa lalu yang sebentar lagi tidak akan mereka lihat lagi.

Orang-orang ini datang ke penutupan McD serasa mengucapkan salam perpisahan untuk yang terakhir kali sebelum McD dikuburkan ke dalam liang lahat.

Mereka meratap bersama-sama. Menangisi kematian tempat di mana cerita cinta dan benci bersemi. Ada cinta diikrarkan. Ada benci diucapkan. Di McD itu 1001 cerita tentang dinamika romantisme menjadi album kenangan.

Ya, mereka orang-orang yang tidak ingin tugu kenangan tempat cerita nostalgianya ini lenyap. Mereka datang bergerombol bahkan tidak peduli pada masa depannya sendiri dan orang lain.


Demi masa lalu, mereka mau hancurkan masa depan bangsa dan negara yang sedang berjuang melawan virus corona.

Orang-orang kesepian ini tidak peduli akan perjuangan berat kita ini. Bagi mereka masa lalu mereka adalah masa depan mereka. Karena hanya itu yang mereka punya. Hanya itu kebanggaan mereka.

Lalu kemana anda wahai Gubernur rasa presiden itu?

Bukankah anda punya kuasa dan wewenang untuk membubarkan orang-orang yang sedang kehilangan pegangan ini?

Anda punya aparat satpol PP, punya kendali meminta Polisi membubarkan paksa, tapi anda diam masa bodo pura-pura tidak tahu.

Arghhhhhhh...pengen rasanya teriak

Penulis: Birgaldo Sinaga

Editor : Taat Ujianto