• News

  • Pendidikan

Gempa Susulan Masih Terjadi, Sekolah di NTB Diliburkan

Gubernur NTB TGB Zainul Majdi menginstruksikan aktivitas pendidikan pada berbagai tingkatan agar diliburkan.
Lombok Kita
Gubernur NTB TGB Zainul Majdi menginstruksikan aktivitas pendidikan pada berbagai tingkatan agar diliburkan.

JAKARTA, NNC - Gubernur Nusa Tenggara Barat TGB Zainul Majdi menginstruksikan aktivitas pendidikan pada berbagai tingkatan agar diliburkan sampai batas waktu yang akan ditentukan kemudian pascagempa 7 SR pada Minggu malam.

"Aktivitas pendidkan diliburkan," katanya melalui Kadis Sosial Provinsi NTB Ahsanul Khalik di Mataram, Minggu (19/8/2018) malam.

Gubernur Nusa Tenggara Barat TGB Zainul Majdi juga mengimbau seluruh masyarakat NTB agar tetap waspada dan tetap tenang pascagempa tektonik 7 Skala Richter (SR) pada Minggu malam.

"Seluruh masyarakat Nusa Tenggara Barat agar tetap waspada dan tetap tenang," katanya Bagi masyarakat di sekitar Wilayah Sembalun dan Sambelia, kata dia, agar menjauhi perbukitan untuk mengantisipasi terjadinya Longsor. "Agar menjauhi bangunan dan rumah yang sdh tidak memenuhi standar keamanan," katanya.

Gempa Bumi dengan kekuatan 7 Skala Ricther (SR) mengguncang Lombok Timur, Nusa Tenggara Barat (NTB) pada Minggu malam pukul 21.56 WIB.

Sebelumnya, Pulau Lombok, Nusa Tenggara Barat, kembali diguncang gempa bumi berkekuatan 6,5 Skala Richter, Minggu pukul 12.10 WITA, yang mengakibatkan warga Kota Mataram panik dan berhamburan keluar rumah.

Berdasarkan analisis Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG), lokasi gempa berada pada 8.24 lintang selatan, 166.66 bujur timur, atau 32 kilometer timur laut Kabupaten Lombok Timur, dengan kedalaman 10 km.

Gempa berkekuatan 6,5 SR tersebut terjadi empat menit setelah gempa berkekuatan 5,4 SR pukul 12.06 Wita yang berlokasi di 8.29 lintang selatan, 116.62 bujur timur atau 25 km arah timur laut Kabupaten Lombok Timur dengan kedalaman 10 km, mengutip Antara.

Editor : Lince Eppang