• News

  • Pendidikan

2372 Peserta Didik SMPK PENABUR Jakarta Jambore di Buperta Cibubur

Salah satu kampung di Jambore SMPK PENABUR, Kampung Nusa Tenggara Barat SMPK 5 PENABUR Jakarta
Netralnews/Martina Rosa
Salah satu kampung di Jambore SMPK PENABUR, Kampung Nusa Tenggara Barat SMPK 5 PENABUR Jakarta

CIBUBUR, NETRALNEWS.COM - Sebanyak 2372 peserta didik dari SMPK PENABUR Jakarta melaksanakan Jambore di Bumi Perkemahan dan Graha Wisata Pramuka Cibubur (Buperta Cibubur). Jambore dilakukan karena remaja sebagai generasi penerus bangsa memiliki peran besar dalam pelestarian budaya Indonesia.

Jambore Penggalang SMPK PENABUR Jakarta 2019 mengusung tema “Merangkul Keragaman”. Ada budaya Aceh, Yogyakarta, DKI Jakarta, hingga Sulawesi Utara, Papua dan wilayah Indonesia lain yang hadir dalam bentuk kampung mini. Kampung mini yang dihadirkan lengkap dengan ragam budaya seperti pakaian adat, makanan khas, tari tradisional, serta kesenian daerah yang dibuat dan diperagakan oleh peserta didik.

Ketua BPK PENABUR Jakarta Antono Yuwono mengatakan, kegiatan kepramukaan yang diselenggarakan bukan sekedar menanamkan kedispilinan, namun juga menjadi ajang sosialisasi dengan teman sebaya dari seluruh peserta didik SMPK PENABUR Jakarta.

"Dalam era disrupsi ini, setiap orang dituntut untuk lebih mempunyai kecerdasan sosial yang tinggi. Kepramukaan berperan menjadi satu hal penting untuk mengajarkan kepekaan pesena didik akan sosial, teamwork, dan stategi dalam mencapai tujuan bersama," kata Antono, Kamis (20/6/2019).

Jambore berlangsung pada Kamis (20/6/2019), hingga Jumat (21/6/2019) di Kempi 1 dan 2 Cibubur. Ribuan peserta sendiri berasal dari kelas 7 dan didampingi 261 guru dan 276 dewan galang.

Para peserta akan diajarkan mengasah keterampilan Kepramukaan, seperti panorama, tali temali, kompas, sandi, semaphore, dan latihan keterampilan baris berbaris. Berbagai kegiatan Pramuka dilakukan sembari mempelajari uniknya budaya Indonesia.

Berbagai penampilan kesenian dan budaya juga hadir memeriahkan acara. Misalnya saja, kegiatan Kunjungan Kampung, dimana peserta didik saling mengunjungi kampung yang berbeda dan mempelajari kebudayaan di dalamnya.

Tak hanya dalam hal kebudayaan, peserta didik juga diajarkan untuk peduli dan berbagi kepada sesama. Misalnya dengan mengumpulkan buku untuk disumbangkan kepada Taman Bacaan Sumber llmu, Kampung Cidokom, Desa Kopo, Cisarua, Bogor.

"Diharapkan Jambore tidak sekedar melatih kedisiplinan, kemandirian, serta kreativitas, tapi juga tenggang rasa dan kepedulian terhadap keragaman budaya maupun sesama. Melalui Jambore Penggalang SMPK PENABUR Jakarta. remaja lndonesia siap rangkul keberagaman," tegas Antono.

Reporter : Martina Rosa Dwi Lestari
Editor : Tommy Satria Ismaya Cahya