• News

  • Pendidikan

KPK Minta Kampus Jadi penggerak Pemberantasan Korupsi

Wakil Ketua KPK bersama Rektor Universitas Trilogi (Istimewa)
Wakil Ketua KPK bersama Rektor Universitas Trilogi (Istimewa)

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Saut Situmorang berharap kampus sebagai penggerak pemberantasan korupsi dan membangun integritas sejak dini. KPK, sambungnya, memiliki agenda bukan sekadar menangkap koruptor saja tetapi juga pencegahan.

“Ketahuilah karya besar pemberantasan korupsi itu dimulai dari hal yang kecil,” ujarnya saat memberi ceramah di Universitas Trilogi Jakarta, seperti keterangan tertulis yang diterima, Jumat (3/2/2017).

Ia menjelaskan, permasalahan korupsi sudah menghiasi media massa setiap harinya. Hal ini membuktikan bahwa persoalan korupsi sudah menjelajah kuat dalam kehidupan masyarakat. Hal itu terjadi, sambungnya, karena masyarakat sedari awal membiarkan bibit-bibit korupsi itu berkembang.

Karena itu, KPK sebagai lembaga pencegahan korupsi semakin intensif melakukan agenda pencegahan. Saut juga menegaskan, integritas harus dibangun dari hal-hal kecil.

“Kami berharap banyak dari kampus sebagai penggeraknya. Dimana lululusan hari inilah yang nanti akan menjadi pemimpin,” harapnya dihadapan para Rektor dari beberapa kampus di Indonesia, dosen dan juga para mahasiswa.

Sementara itu,  Rektor Universitas Trilogi, Prof Asep Saefuddin menuturkan, dalam pemberantasan korupsi sebaiknya pemerintah melalui KPK harus mempunyai program prioritas agar agendanya bisa berjalan dengan optimal.

“Dengan  demikian, agenda pemberantasan dan pencegahan itu bisa berjalan dengan hasil yang optimal dan negara ini bisa semakin maju dan aman tentunya,” ujarnya.

Terkait integritas, peraih gelar doktor dari kampus top di Kanada ini juga menuturkan bahwa memang sejatinya harus dimulai sejak dini. Khusus perguruan tinggi, implementasinya dapat langsung diterapkan dalam pembelajaran dan aktifitas mereka sehari-hari.

“Misalkan dalam pembelajaran, apakah mereka melakukan mencotek saat ujian atau plagiasi. Begitu juga bagi mahasiswa yang mengelola kegiatan, mereka diajarkan membuat pertanggunjawaban acara harus akuntabel dan transparan. Dari hal seperti ini kita berharap integritasnya terbangun dan menjai karakter diri,” jelas wakil Forum Rektor Indonesia (FRI) ini.

Untuk diketahui, kehadiran salah satu pimpinan KPK ini juga bersamaan dengan terpilihnya Universitas Trilogi sebagai tujuan dari program Campus Visit Forum Rektor Indonesia. Oleh karena itu, dalam kesempatan ini, Rektor Universitas juga berharap agar para kampus untuk selalu bersemangat melakukan kolaborasi dalam menjalalankan agenda Tridharmanya, termasuk juga dalam upaya pemberantasan korupsi.

Editor : Lince Eppang