• News

  • Pendidikan

Program Beasiswa Chevening Kebanjiran Peminat

Oxford University (Telegraph)
Oxford University (Telegraph)

JAKARTA, NETRALNEWS.COM – Program beasiswa Chevening yang disiapkan oleh pemerintah Inggris untuk 2017, ternyata menarik banyak peminat. Setidaknya, sejak pendaftaran secara online dibuka dan ditutup hingga 8 November 2016, sebanyak 3.239 aplikasi beasiswa diterima oleh pihak Kedutaan Inggris.

Padahal, kursi yang tersedia untuk para pelamar beasiswa program pascasarjana di seluruh universitas di Inggris ini hanya 83 beasiswa untuk Indonesia dan Timor Leste. Sejauh ini, Kedutaan Besar Inggris untuk Indonesia tengah menyeleksi aplikasi para pelamar tersebut.

Kandidat yang lolos seleksi online kemudian akan mengikuti seleksi wawancara sekitar bulan Maret sampai Mei 2017. Pengumuman akan dilakukan awal Juni 2017.

Hal itu terungkap dalam keterangan resmi Kedubes Inggris saat pertemuan Alumni Chevening yang dilaksanakan di Jakarta, Kamis (9/2/2017).

"Ini merupakan sebuah angka yang merefleksikan daya tarik Inggris sebagai negera tujuan untuk melanjutkan pendidikan yang diminati oleh masyarakat Indonesia," jelas keterangan tertulis Kedubes Inggris.

Nama beasiswa Chevening sendiri sudah tak asing lagi. Beasiswa ini didanai Pemerintah Inggris bagi kandidat-kandidat internasional berprestasi, calon-calon pemimpin masa depan, orang-orang berpengaruh, serta pengambil keputusan untuk meraih gelar S2 mereka selama setahun di universitas-universitas Inggris.

Beasiswa Chevening 2017–2018 meliputi biaya kuliah di universitas Inggris hingga 18.000 poundsterling atau setara Rp300 juta, termasuk untuk program MBA, tunjangan hidup bulanan, biaya perjalanan pp ke Inggris, tunjangan kedatangan, tunjangan saat pulang, biaya tesis, biaya bahan studi, biaya visa, serta dana perjalanan untuk menghadiri acara Chevening di Inggris.

Program yang telah berlangsung selama 30 tahun ini, telah menghasilkan alumni 46.000 orang yang berasal dari berbagai penjuru dunia. Sedangkan alumni yang berasal dari Indonesia tercatat 1.400 orang yang berasal dari 34 propinsi.

Pada 2016 program ini memberikan 67 beasiswa bagi masyarakat Indonesia untuk melanjutkan studinya di Inggris.

Jika Anda berminat untuk mengetahui perkembangan beasiswa Chevening, Anda dapat mengunjungi www.chevening.org/apply.

Persyaratan untuk para pelamar beasiswa yakni pelamar merupakan warga negara Indonesia yang telah mengantongi ijazah S-1. Selain itu, pelamar diharuskan memiliki pengalaman kerja minimal dua tahun.

Bukan hanya pekerjaan "bergaji", magang atau menjadi sukarelawan juga diakui sebagai pengalaman kerja. Periode dua tahun bekerja tidak dihitung dari satu jenis pekerjaan pula. Yang dihitung adalah jumlah jam kerja. Dua tahun setara dengan 2.800 jam bekerja.

Selain pengalaman kerja, Anda masih harus mencari surat referensi dari orang yang benar-benar mengerti kompetensi Anda. Isi surat harus mampu meyakinkan panitia seleksi bahwa Anda memenuhi kriteria penerima Chevening.

Beasiswa ini pun terbuka untuk semua program studi. Meski demikian, bidang yang berkaitan dengan perubahan iklim, ekonomi, kebutuhan energi, finansial, kebijakan asing, pemerintahan, sektor publik, sains, dan teknologi lebih diutamakan.

Yang penting, Anda sudah mencantumkan tiga program S-2 di perguruan tinggi Inggris saat mendaftar beasiswa. Perlu diperhatikan, Chevening hanya menerima hasil tes Academic IELTS, Pearson PTE Academic, TOEFL iBT, Cambridge English: Advanced (CEA), atau Trinity ISE II (B2).

Bukan hanya nilai akhir yang jadi pertimbangan. Tiap sub-tes pada masing-masing jenis tes di atas memiliki minimum skor. Contoh, total skor Academic IELTS adalah 6,5. Namun masing-masing subtes wajib mencapai nilai paling kecil 5,5.

Semua dokumen kemudian dapat diunggah secara online dalam format PDF dengan ukuran tak lebih dari 5 megabyte.

Reporter : Sesmawati
Editor : Lince Eppang