• News

  • Wisata

Rencanakan Liburan Akhir Pekan Ini, Naik Pesawat Siapa Takut?

Penyemprotan disinfektan dilakukan sebelum pergantian penumpang.
Penyemprotan disinfektan dilakukan sebelum pergantian penumpang.

BALI, NETRALNEWS.COM  - Masih takut jalan-jalan atau liburan naik pesawat?  Di masa pandemi ternyata masih banyak dari masyarakat yang takut untuk berlibur dengan melakukan perjalanan menggunakan pesawat. Padahal sudah tujuh bulan Anda tidak kemana-mana akibat Wabah Covid-19.

Namun, sejalan dengan rasa kekhawatiran Anda, Garuda Indonesia sebenarnya sudah menyiapkan berbagai cara dan ssrategi agar Anda tidak lagi takut terbang di masa pandemi. Di Lounge Garuda tempat penumpang bisnis, prioritas dan anggota Sky Team sudah tampak para petugasnya menjalankan protokol kesehatan. Multi dari tempat duduk, menempatkan handsanitzer di dekat pengambilan sendok, piring dan gelas.

Kemudian ketika terbang bersama maskapai ini, Netralnews melihat langsung bagaimana para petugas membersihkan dalam pesawat termasuk kabin tempat penyimpanan tas. Bukan hanya itu, penyemprotran dilakukan sangat detil mulai bagian bawah tempat duduk, sudut-sudut tempat duduk, dan bagian detil lainnya.

Dalam setiap penerbangan awak kabin juga menyemprotkan cairan desinfetar sebeluum proses boarding berlangsung.
 
Pengerjaan pembersihan dan persiapan tersebut dilakukan oleh sekitar 15 orang. Waktu pengerjaan membutuhkan sekitar 30 menit sebelum berganti penumpang. Begitu masuk dalam pesawatpun awak kabin sudah terlihat menjalankan protokol kesehatan.  Berkali-kali selama perjalanan pramugari mengingatkan terkait penggunakaan protokol kesehatan dan bahaya dari Covid-19.

Tak ketinggalan selain menggunakan masker, penyemprotan disinfektan, tentu saja jaga jarak tempat duduk juga sudah diterapkan. Anda tak akan menemukan penumpang di sebelahnya karena diwajibkan kosong.

Direktur Utama Garuda Indonesia Irfan Setiaputra, menjelaskan para awak kabin Garuda Indonesia telah diedukasi khusus terkait wabah Covid-19 dan cara penangannya jika terdektesi adanya penumpag yang menunjukkan gejala di pesawat.

Penyemprotan dilakukan untuk memusnahkan mikro organisme yang dapat menimbulkan penyakit (virus, baketeri dan protozoa parasite). Untuk pencegahan penyebaran wabah Covid-19 dari pesawat yang telah digunakan untuk rute dan dari ke wilayah Tiongkok maupun membawa penumpang yang terindikasi terienfeksi virus, disinfeksi telah dilakukan sejak 31 Januari-4 Februari 2020 dan pada 13 Feburari 2020.

Garuda Indonesia juga menggunakan sistem HEPA yakni penggantian High Efficiency Particulate Arresting. Air filter pada pesawat juga dilakukan.

HEPA air filter merupakan peralatan standar yang ada di setiap pesawat Garuda Indonesia dan berfungsi untuk membunuh bakteri dan virus di dalam kabin pesawat.

Jadi tunggu apa lagi, liburan sudah di depan mata, dan menariknya, maskapai ini menjual tiket promosi dan diskon besar-besaran.

Editor : Sulha Handayani