• News

  • Olahraga

Man City Akhirnya Kalah, Ini Reaksi Pep Guardiola

Manajer Manchester City, Pep Guardiola.
Mirror
Manajer Manchester City, Pep Guardiola.

KHARKIV, NETRALNEWS.COM – Keperkasaan Manchester City akhirnya terhenti. Adalah Shakhtar Donetsk yang menjadi tim pertama yang mampu mengalahkan Man City di musim ini.

Shakhtar melakukan itu di laga pamungkas babak penyisihan grup Liga Champions. Lantas apa komentara Pep Guaridola menyoal kekalahan ini.

Ternyata, Pepg Guardiola tidak terlalu merisaukan kekalahan tersebut. Ia mengaku tetap bangga dengan penampilan yang ditunjukkan pasukannya di markas tim asal Ukraina tersebut.

City menyerah 1-2 dari Shakhtar Donetsk pada laga Liga Champions di Metalist Stadium, Kharkiv, Kamis (7/12/2017) din ihari WIB. Meski kalah, The Citizens tetap lolos ke babak 16 besar sebagai juara grup.

Pada laga melawan Shakhtar, City menurunkan sebagian besar pemain pelapisnya. Dua pemain muda, Tosin Adarabioyo dan Phil Foden, tampil sebagai starter, sedangkan Brahim Diaz dimainkan sebagai pengganti.

Tampil di bawah performa terbaiknya, City ketinggalan 0-2 di babak pertama setelah gawang mereka dibobol Bernard dan Ismaily. Mereka baru bisa menipiskan kekalahan melalui penalti Sergio Aguero di injury time.

"Selamat untuk Shakhtar, mereka menjadikannya sebagai sebuah pertandingan bagus. Tapi, kami juga melakukannya," ujar Guardiola di situs resmi City.

"Mereka adalah para pemain tangguh dan bertalenta dan orang-orang melihatnya. Kami datang ke sini untuk menang, kami tak bisa mendapatkannya, tapi kami berusaha sampai akhir," kata Guardiola.

"Kami sudah lolos, jadi kami mencoba memainkan satu pemain di lini depan dan membuat sedikit perubahan. Kami dibantu oleh Fernandinho dalam membangun serangan karena Tosin dan (Eliaquim) Mangala punya kualitas lain," kata Guardiola.

Kekalahan dari Shakhtar merupakan kekalahan pertama City dalam 29 laga kompetitif terakhir yang mereka jalani. Sebelum dihentikan Shakhtar, City menang 20 kali secara beruntun di semua kompetisi.

Reporter : Dimas Elfarisi
Editor : Widita Fembrian