• News

  • Olahraga

Menteri PPN Dukung Kevin/Marcus Juara All England 2018

Kevin Sanjaya/Marcus Gideon.
PBSI
Kevin Sanjaya/Marcus Gideon.

JAKARTA, NNC - Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Bappenas, Bambang Brodjonegoro, memberikan dukungan langsung kepada pasangan ganda putra Marcus Fernaldi Gideon/ Kevin Sanjaya Sukamuljo, yang tengah berjuang di turnamen bulutangkis All England 2018.

Di pertandingan semifinal All England 2018, Marcus/ Kevin meraih tiket final setelah mengalahkan Mads Conrad Petersen/Mads Pieler Kolding (Denmark), dengan skor 21-11, 21-19.

"Saya sangat bangga dan tersentuh dengan pertandingan tadi, Marcus/ Kevin merupakan satu-satunya wakil Indonesia di semifinal. Dalam pertandingan tadi mereka juga menunjukkan kelas yang luar biasa, dimana lawan mereka dari Denmark, tidak bisa berbuat terlalu banyak," kata Bambang.

Meskipun perjuangannya tidak mudah, kata Bambang, Marcus/ Kevin memperoleh kemenangan yang sangat meyakinkan dan menjadi modal untuk partai final.

"Untuk prediksi di final, tergantung lawan di final, tetapi kalau melihat penampilan terakhir, selama mereka bisa mempertahankan konsistensi dan ketenangan mental, saya sangat yakin mereka bisa menjadi juara All England untuk yang kedua kalinya," ujar Bambang.

Dari keterangannya, Bambang menyatakan sangat menggemari bulu tangkis dan masih aktif bermain sepekan dua kali. Tak hanya itu, Bambang juga mengikuti perkembangan bulutangkis Indonesia.

"Saya memang masih teratur bermain bulu tangkis selama di Jakarta, dua kali seminggu. Saya juga terus mengikuti perkembangan bulu tangkis nasional," tutur Bambang dilansir dari Antara.

Bambang berharap bulu tangkis yang sampai saat ini menjadi satu-satunya penyumbang emas untuk Indonesia di olimpiade, dapat terus mempertahankan konsistensi sehingga bisa terus menyumbangkan medali emas.

"Yang paling penting melakukan regenerasi yang baik, sehingga tidak terjadi suatu waktu dimana Indonesia kehilangan kekuatannya karena tidak punya pemain yang tidak disiapkan dengan baik," kata Bambang menambahkan.

Editor : Widita Fembrian