• News

  • Peristiwa

Cuaca Ekstrem Pekan Ini, Kemenhub Langsung Keluarkan Maklumat Pelayaran

BMKG mengeluarkan peringatan cuaca ekstrem dalam sepekan ini.
Boem.gov
BMKG mengeluarkan peringatan cuaca ekstrem dalam sepekan ini.

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Perkiraan cuaca ekstrem akan terjadi pada tujuh hari mendatang, berdasarkan hasil pemantauan Badan Meteorologi Kimatologi, dan Geofisika ( BMKG).

Status prakiraan cuaca ekstrim ini yang terjadi pada 24-30 September 2017 itu membuat Kementerian Perhubungan melalui Ditjen Perhubungan Laut mengeluarkan Maklumat Pelayaran No: 96/IX/Dn-17 tanggal 25 September 2017.

Salah satu alasan maklumat pelayaran dikeluarkan sebab cuaca ekstrem diprediksi menimbulkan tinggi gelombang hingga 2,5-4 meter dan hujan lebat di beberapa wilayah.

Dalam hal ini, Direktur Kesatuan Penjagaan Laut dan Pantai (KPLP) Marwansyah, menyebutkan Sumatera hingga Nusa Tenggara Barat merupakan wilayah rawan cuaca ekstrem.

"Di antaranya di perairan laut Andaman, Sumatera Barat, Kepulauan Mentawai, perairan Bengkulu, Pulau Enggano, perairan Barat Lampung, Selat Sunda bagian Selatan, perairan selatan Pulau Jawa, Bali, dan NTB," terangnya, Kamis (28/9/2017).

Maklumat Pelayaran itu langsung ditujukan kepada seluruh Kepala Kantor Kesyahbandaran Utama, Kepala Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP), Kepala Kantor Pelabuhan Batam, Kepala Kantor Unit Penyelenggaran Pelabuhan (UPP) dan Kepala Pangkalan Pangkalan Penjagaan Laut dan Pantai (PLP) serta Kepala Distrik Navigasi di seluruh Indonesia.

Maklumat itu sebagai upaya mencegah terjadinya kecelakaan laut dengan melakukan beberapa tindakan preventif. Semisal, pemantauan kondisi cuaca harian ke BMKG untuk diteruskan kepada penumpang.

"Bila kondisi cuaca membahayakan keselamatan, maka pemberian Surat Persetujuan Berlayar (SPB) agar ditunda hingga kondisi cuaca di wilayah yang akan dilayari benar-benar aman," ujar Marwansyah.

Reporter : Vito Adhityahadi
Editor : Lince Eppang