• News

  • Peristiwa

Anak Korban Sebut Orangtuanya Dibunuh Bukan Karena Masalah Pesangon

Gilang anak Husni dan Zarkiyah (tengah)
Netralnews/Toar Sandy Purukan
Gilang anak Husni dan Zarkiyah (tengah)

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Gilang membantah bahwa kedua orangtuanya Husni Zarkasih (58) dan Zakiyah Masrur (53) dirampok dan dibunuh oleh mantan karyawannya sendiri karena masalah pesangon atau tunjangan hari raya (THR). Anak pertama dari pasangan Husni dan Zakiyah ini menegaskan bahwa setiap pekerjanya dijamin kesejahteraannya.

"Saya klarifikasi dari pihak kami, bahwa itu (motif pelaku membunuh korban-red) bukan karena masalah pesangon," kata Gilang di Jakarta, Senin (9/10/2017).

Bahkan setiap karyawan yang ingin meminjam uang, pasti akan diberikan. "Ini juga tidak terkait THR, itu semua sudah dikasih. Pokoknya kita jamin, selama mereka bekerja semua terjamin," terang Gilang.

Untuk diketahui, Ahmad Zulkifli yang menjadi otak perampokan dan pembunuhan pasutri tersebut, merupakan mantan sopir pribadi korban. Pria yang biasa disapa Zul itu telah bekerja selama 15 tahun.

Untuk pelaku Zul ini telah ditembak mati oleh polisi, karena mencoba melawan saat akan ditangkap. Sementara satu pelaku lagi bernama Sutarto juga mantan karyawan korban dan juga telah bekerja hingga puluhan tahun.

Sebelumnya, Gilang mengapresiasi kinerja pihak kepolisian yang berhasil mengungkap kasus tersebut dengan cepat.

"Saya sebelumnya berterima kasih kepada pihak kepolisian, khususnya Polda metro Jaya yang begitu cepat mengungkap kasus ini," ungkap Gilang.

Ia mengatakan siap memaafkan para pelaku, namun hukuman yang diterima, harus tetap maksimal.

"Harapan saya, pelaku kalau dimaafkan ya dimaafkan tapi hukuman harus maksimal," tegas Gilang.

Sesuai dengan Pasal 340 KUHP tentang pembunuhan berencana, ia harapkan para pelaku dikenakan hukuman maksimal yaitu hukuman mati.

Reporter : Toar Sandy Purukan
Editor : Wulandari Saptono