• News

  • Peristiwa

Pilgub Jatim 2018, Anang Hermansyah Jadi Wakil La Nyalla? 

Politisi Partai Amanat Nasional (PAN), Anang Hermansyah
Istimewa
Politisi Partai Amanat Nasional (PAN), Anang Hermansyah

SURABAYA, NETRALNEWS.COM - Politikus Partai Amanat Nasional ( PAN) Anang Hermansyah digadang-gadang bakal mendampingi Ketua Kadin Jatim La Nyalla Mattalitti untuk maju di pemilihan gubernur (Pilgub) Jatim 2018 mendatang. Rumor tersebut mencuat setelah PAN dan Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) membuka peluang munculnya poros ketiga dalam Pilgub Jatim 2018. Duet La Nyalla Mattalitti dan Anang Hermansyah menjadi salah satu opsi.

Bahwa, kedua partai tersebut diketahui sedang intens berkomunikasi membahas sosok yang tepat untuk diusung sebagai calon gubernur maupun calon wakil gubernur. Meski disebut-sebut bakal gabung dengan poros ketiga, Partai Keadilan Sejahtera (PKS) mulai merapat ke pasangan calon Saifullah Yusuf atau Gus Ipul dan Abdullah Azwar Anas.

Gerindra dan PAN bila bergabung memang sudah bisa mengusung calon sendiri. Kursi mereka di DPRD Jatim telah memenuhi syarat itu. Gerindra punya 13 kursi, sedangkan PAN 7 kursi. Jumlah 20 kursi tersebut pas untuk memenuhi syarat minimal sebuah parpol atau gabungan parpol dalam mengajukan pasangan dalam Pilgub Jatim.

Menurut Sekretaris Jenderal DPP PAN Eddy Soeparno menyatakan, sampai saat ini PAN masih tetap pada posisi menghendaki adanya poros baru di Pilgub Jatim. PAN tidak ingin ikut-ikut gerbong yang sudah ada, kendati dua pasangan calon yang ada (Siafullah Yusuf-Abdullah Azwar Anas) dan Khofifah Indar Parawansa-Emil Elestianto Dardak) disebut-sebut memiliki elektabilitas tinggi.

"Kami ingin menghiasi Pilgub Jatim dengan menjajaki pembentukan poros baru, agar warga Jatim diberikan calon pilihan calon yang lebih beragam,” kata Eddy, Kamis (23/11/2017) kemarin. 

Dijelaskan Eddy, PAN menawarkan tiga kader unggulan mereka di Jatim. Yakni Bupati Bojonegoro Suyoto, mantan Bupati Lamongan Masfuk, dan anggota DPR RI asal Jember yang juga musisi Anang Hermansyah. Tiga kandidat itu ditawarkan untuk dipasangkan dengan kandidat dari parpol lain. Namun, yang paling intensif diajak komunikasi saat ini adalah dengan Partai Gerindra.

"Kami masih diskusi dengan teman-teman Gerindra untuk memformulasikan paslon yang muda, memiliki gagasan progresif dan mampu merangkul seluruh elemen kelompok dan masyarakat Jatim,” jelasnya. 

Selain itu, Partai Gerindra juga memiliki pemikiran yang sama dengan PAN. Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Arief Poyuono menyatakan bahwa pihaknya memastikan akan membentuk poros ketiga di Pilgub Jatim

”Gerindra akan membentuk poros emas bersama PAN dan PKS, untuk mengajukan calon sendiri,” kata Arief kepada wartawan. 

Arief juga memastikan bahwa pihaknya memasang nama La Nyalla Mattalitti sebagai calon gubernur. Sementara untuk wakil, bisa diisi perwakilan PAN atau PKS. Karena itulah, Arief berharap utamanya kepada PAN, agar tidak menyeberang mendukung paslon yang sudah ada.

"Diharapkan Pak Amien Rais bisa menjaga PAN, agar jangan nyebrang ke dua pasangan tersebut. Karena kalau nyebrang, kursi Gerindra nggak cukup,” ujarnya berharap.

Namun, jika harus memilih dari kandidat PAN, Arief lebih condong pada sosok Anang atau Suyoto mendampingi La Nyalla. Anang sebagai musisi dinilai bisa merangkul generasi muda, sementara sosok Suyoto memiliki prestasi selama memimpin Bojonegoro.

"Pak Anang lebih mantap karena digemari generasi zaman now Jawa Timur. Pak Suyoto juga bagus karena punya pengalaman dan sangat mumpuni," jelas dia. 

Pada bagian lain, meski mendapat tawaran untuk membentuk poros ketiga, PKS memilih jalan lain. Jika biasanya PKS dan Gerindra kerap berkoalisi, kali ini PKS berancang-ancang untuk bergabung dalam koalisi partai pendukung Gus Ipul-Anas.

”Yang sudah dilaporkan, DPW PKS Jatim sudah komunikasi intensif dengan Gus Ipul dan Azwar Anas. Insyaallah dalam waktu dekat akan diusulkan ke DPP,” ujar Presiden PKS Sohibul Iman. 

Reporter : Dominikus Lewuk
Editor : Nazaruli