• News

  • Peristiwa

KPK Panggil Dua Pejabat Kemenhub Terkait Suap Dirjen Hubla

Juru Bicara KPK Febri Diansyah
Istimewa
Juru Bicara KPK Febri Diansyah

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Komisi Pemberantasan Korupsi ( KPK) terus menindaklanjuti kasus dugaan suap yang melibatkan Dirjen Hubla Antonius Tonny Budiono. Dalam kasus ini penyidik akan memanggil dua pejabat di Direktorat Jenderal Perhubungan Laut (Ditjen Hubla) Kementerian Perhubungan (Kemenhub).

Kedua pejabat tersebut yaitu, Kepala Unit Penyelenggara Pelabuhan Sei Danau Ditjen Hubla Misa Rahman dan Kepala Unit Penyelenggara Pelabuhan Kintab, Abbas.

Juru Bicara KPK Febri Diansyah mengatakan, keduanya akan diperiksa sebagai saksi untuk tersangka Antonius Tonny Budiono (ATB). "Keduanya akan diperiksa sebagai saksi untuk tersangka ATB," kata Febri, Selasa (28/11/2017).

Selain dua pejabat di Kemenhub, penyidik menjadwalkan pemeriksaan terhadap Direktur Utama PT Multi Prima, Suniono. Dia juga akan diperiksa untuk tersangka Tonny Budiono.

Kasus yang ditangani KPK bermula saat Tonny ditangkap di Mess Perwira Dirjen Perhubungan Laut di Jalan Gunung Sahari, Jakarta Pusat, Rabu (23/8/2017). Dalam operasi tangkap tangan, KPK menemukan uang lebih dari Rp 20 miliar.

Menurut KPK, dari jumlah tersebut, uang Rp 1,174 miliar yang berbentuk saldo di rekening bank merupakan suap yang diterima Tonny dari Komisaris PT Adhi Guna Keruktama (PT AGK), Adiputra Kurniawan.

Suap itu terkait proyek pengerjaan pengerukan pelabuhan Tanjung Mas, Semarang. Saat ini, KPK masih menyelidiki asal-usul uang dalam jumlah besar yang diduga merupakan suap dari pihak lain.

Reporter : Wahyu Praditya Purnomo
Editor : Wulandari Saptono