• News

  • Peristiwa

Tokoh FPI: Umat Islam Jangan Terpecah Belah dengan Pernyataan La Nyalla

Habib Novel Chaidir Bamukmin
NNC/Adiel Manafe
Habib Novel Chaidir Bamukmin

JAKARTA, NNC - Tokoh Front Pembela Islam (FPI) Habib Novel Chaidir Bamukmin mengomentari pernyataan La Nyalla Mahmud Mattalitti tentang permintaan uang Rp40 miliar oleh Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto untuk direkomendasikan maju sebagai calon gubernur di Pilkada Jawa Timur 2018.

Menurutnya, kabar soal mahar politik dalam proses pencalonan kepala daerah di Jatim masih sebatas isu yang belum terbukti kebenarannya secara hukum.

"Bahkan La Nyalla sendiri mengaku tidak pernah bicara uang mahar, yang ada adalah uang saksi," kata Habib Novel dalam siaran persnya yang diterima NNC, Selasa (16/1/2018).

"Kalau uang saksi tentu tidak dapat dikatakan sebagai mahar karena pemanfaatan saksi adalah untuk La Nyala sendiri sebagai calon jika benar direkomendasikan. Lain hal jika dikemudian hari uang tersebut tidak dimanfaatkan untuk pengadaan saksi, baru bisa bermasalah," sambungnya.

Karenanya, Humas Presidium Alumni 212, ini meminta umat Islam waspada dan jangan mau di pecah belah oleh isu mahar tersebut. "Saya berharap agar umat jangan mau dipecah-belah dengan isu mahar politik terkait pernyataan La Nyala Matalliti beberapa hari lalu," paparnya.

Selain itu, Habib Novel juga meminta umat Islam untuk menjaga spirit 212 dalam melawan penistaan agama, kriminalisasi ulama dan aktivis, melawan komunis dan masalah lainnya, ketimbang memikirkan pernyataan La Nyalla.

"Saya berharap agar kita tetap bersatu dengan spirit 212 untuk trus melawan penista agama dan para pendukung penista agama, melawa kriminalisasi ulama, aktivis dan umat Islam, komunis, LGBT, aliran sesat, penghianat negara, penjajahan asing dan aseng. Jangan terpecah belah dengan pernyataan politik La Nyalla," tegas Wakil Ketua Advokat Cinta Tanah Air (ACTA) itu.

Sebelumnya, dalam konferensi pers yang digelar di kawasan Tebet, Jakarta Selatan, Kamis (11/1/2018),  La Nyalla mengaku diminta uang Rp40 miliar oleh Prabowo Subianto, dan Rp170 miliar oleh Ketua DPD Gerindra Jawa Timur, Supriyanto, untuk direkomendasikan maju sebagai calon gubernur di Pilkada Jawa Timur 2018.

Reporter : Adiel Manafe
Editor : Wulandari Saptono