• News

  • Peristiwa

PSI Bahas Politik dengan Presiden Jokowi di Istana, Ini Sindiran PKB

Wakil Sekretaris Jenderal Partai Kebangkitan Bangsa (Wasekjen PKB) Daniel Johan
Istimewa
Wakil Sekretaris Jenderal Partai Kebangkitan Bangsa (Wasekjen PKB) Daniel Johan

JAKARTA, NNC- Wakil Sekretaris Jenderal Partai Kebangkitan Bangsa (Wasekjen PKB) Daniel Johan menyindir Partai Solidaritas Indonesia (PSI) yang menemui Presiden Joko Widodo di Istana Negara untuk meminta tips pemilu dari Presiden ke-7 RI itu.

Menurut Daniel Johan, langkah PSI tidak bijak dengan mengumbar pembicaraan politik praktis dengan presiden di Istana. Menurutnya lebih baik urusan politik dibahas di lokasi lain dan bukan dalam jam kerja.

"PSI kemarin harusnya tidak membahas politik praktis di Istana," kata  Daniel kepada wartawan, Sabtu (3/3/2018).

Dia menyebut, langkah PSI dinilainya justru merugikan posisi Jokowi. Ini menurut Daniel terbukti dengan munculnya banyak kritik terkait hal tersebut.

"Itu malah akan membebani presiden, apalagi diumumkan segala," ujar Wakil Ketua Komisi IV DPR itu.

Sebagaimana diketahui, PSI  memang telah menyatakan mendukung Presiden Jokowi di Pilpres 2019. Maka, dengan menyebut membahas pemenangan pemilu di Istana, langkah itu mengesankan ada pilih kasih antar partai pendukung pemerintah.

" PKB juga akan minta tips sama presiden agar bisa menang pemilu nanti, sekaligus dukungan dan doanya," kelakar Daniel Johan.

Sebelumnya diberitakan, elite PSI bertemu dengan Jokowi di Istana Negara. Ketum PSI Grace Natalie mengaku meraka mendapat tips memenangi Pemilu 2019 dari Jokowi.

"Jadi kita silaturahmi sekaligus Pak Jokowi memberikan tips-tips bagaimana agar PSI mencapai target menang Pemilu 2019. Beliau banyak ngasih ide dan seru-seru. Keren-keren idenya," ungkap Grace usai bertemu Jokowi di kompleks Istana Kepresidenan, Kamis (1/3/2018).

Reporter : Dominikus Lewuk
Editor : Nazaruli