• News

  • Peristiwa

Permadi Arya Penuhi Panggilan Polisi terkait Kasus Rocky Gerung

Ketua Cyber Indonesia, Permadi Arya atau dikenal dengan sebutan Abu Janda.
Youtube
Ketua Cyber Indonesia, Permadi Arya atau dikenal dengan sebutan Abu Janda.

JAKARTA, NNC - Ketua Cyber Indonesia, Permadi Arya penuhi panggilan Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Metro Jaya untuk dimintai keterangannya terkait laporan terhadap pengamat Rocky Gerung soal dugaan ujaran kebencian mengenai penyataan 'Kitab Suci Fiksi'.

"Jadi hari ini pemeriksaan sehubungan dengan laporan saya terhadap Rocky Gerung. Pemeriksaan saya sebagai saksi di (Subdit) Cyber Crime Polda (Metro Jaya) lantai 2," kata Permadi kepada wartawan di Mapolda Metro Jaya, Kamis (19/4/2018).

Permadi yang dikenal dengan panggilan Abu Janda tersebut datang ke Mapolda Metro Jaya sekitar pukul 13.35 WIB dengan mengenakan kemeja berwarna putih dan peci kotak berwarna hitam.

Saat memenuhi panggilan, Permadi membawa beberapa bukti untuk diserahkan kepada penyidik terkait dengan laporannya tersebut.

"Kita bawa bukti, ini kita bikin laporan suruh siapkan flashdisk berisikan channel resmi ILC TV One di youtube. Kita juga sudah print juga untuk polisi yang baik hati," ucapnya.

Menurutnya, ucapan Rocky Gerung menyangkut kitab suci itu terkait dengan semua kitab suci agama apapun yang ada di Indonesia.

"Ini contoh argumentasi dari pembuktian dari formal secara aspek hukum. Terlapor gak bisa main kata dan tafsir. Karena kalau dia bilang bahasa Indonesia, acuannya KBBI. Di KBBI jelas kitab suci adalah Alquran, Injil, dan lain-lain. Tapi, dia mengatakan sayakan enggak spesifik nyebut agamanya apa, enggak bisa. Karena dia pake bahasa Indonesia, lain cerita kalau pake Inggris atau Prancis," tuturnya.

Sebelumnya diberitakan, Cyber Indonesia melaporkan dosen UI, Rocky Gerung dengan tuduhan melakukan perbuatan ujaran kebencian. Pernyataan ujaran kebencian tersebut diucapkannya dalam salah satu program media televisi swasta nasional.

Laporan Cyber Indonesia itu diterima Polda Metro Jaya dengan nomor LP/2001/IV/2018/PMJ/Dit.Reskrimsus tertanggal Rabu (11/4/2018) dengan sangkaan pasal 28 ayat 2 jo pasal 45 a ayat 2 UU RI tahun 2016 tentang ITE.

Reporter : Toar Sandy Purukan
Editor : Nazaruli