• News

  • Peristiwa

Mudik Lebaran 2018, Begini Kebijakan Angkutan Darat, Udara dan Laut oleh Kemenhub

Kemenhub punya cara tersendiri antisipasi lonjakan mudik Lebaran 2018.
NNC/Ocha
Kemenhub punya cara tersendiri antisipasi lonjakan mudik Lebaran 2018.

JAKARTA, NNC - Staf Ahli Menteri Bidang Logistik, Multimoda dan Keselamatan Kementerian Perhubungan (Kemenhub) Cris Kuntadi mengatakan, pihaknya telah mengeluarkan sejumlah kebijakan dan antisipasi penanganan mudik Lebaran tahun 2018.

Kebijakan tersebut di antaranya untuk transportasi darat, yakni adanya kesiapan prasarana jalan dan angkutan umum, manajemen operasional lalu lintas, pengendalian kecelakaan lalu lintas dan pemeriksaan kendaraan bermotor sekaligus pengemudi, pengaturan operasi pola pengangkutan kapal untuk meningkatkan frekuensi kapal.

Dilakukan pula penutupan jembatan timbang untuk dijadikan tempat istirahat bagi pemudik, koordinasi pengendalian pasar tumpah dengan pemda, rekayasa lalu lintas dengan Polri dan pelayanan jalan tol dengan Jasa Marga, pengaturan mudik gratis oleh pemerintah maupun non pemerintah, sosialisasi keselamatan serta inspeksi angkutan umum.

"Adapun kebijakan transportasi laut pada angkutan lebaran 2018 adalah penyediaan KA tambahan, memaksimalkan ketersediaan slot PLB, ramp check, penyelenggaraan angkutan motor gratis, informasi angkutan lebaran, kebijakan pelayanan dan kebijakan pentarifan," kata Cris saat konferensi pers di Kantor Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI), Kamis (7/6/2018).

Cris katakan, pada transportasi udara, kebijakan yang dikeluarkan yaitu antara lain ramp check, penambahan jam operasional bandara, penggunaan pesawat dengan tipe yang lebih besar, optimalisasi penggunaan slot time dan pengoperasian terminal baru bandara.

Sementara untuk angkutan laut, peningkatan jumlah kapal dan kapasitas angkut, penyediaan mudik gratis untuk motor dan peningkatan koordinasi antar instansi terkait keamanan dan keselamatan penumpang di kapal maupun pelabuhan.

"Kasus terorisme yang saat ini menjadi perhatian bagi masyarakat maupun pemerintah juga menjadi fokus Kemenhub. Dalam mengantisipasi penanganan dilakukan dengan meningkatkan pengamanan dan pengawasan di simpul-simpul dan jalur transportasi yang strategis, serta selalu berkoordinasi dengan Polri atau TNI terkait pengamanannya," kata Cris.

Kemenhub juga berharap dengan persiapan dan pelayanan yang dilakukan bisa meningkatkan kelancaran angkutan Lebaran tahun 2018 dengan lancar, aman, nyaman dan selamat. Prediksi arus mudik akan padat di H-2 atau H-3, sehingga dianjurkan melakukan mudik sejak Sabtu, 9, 10, 11, 12 Juni, demikian juga akan melonjak akhir mudik bersama pada 20 Juni 2018.

Reporter : Martina Rosa Dwi Lestari
Editor : Sulha Handayani