• News

  • Peristiwa

Ini Fakta yang Terungkap dari Kasus Pelemparan Bom Molotov Di Rumah Mardani

Bom molotov di rumah politikus Mardani Ali Sera di daerah Bekasi.
istimewa
Bom molotov di rumah politikus Mardani Ali Sera di daerah Bekasi.

JAKARTA, NNC -  Rumah kediaman politisi PKS, Mardani Ali Sera di Jati Makmur, Pondok Gede, Kota Bekasi, Jawa Barat, dilempar bom molotov oleh orang tidak dikenal, Kamis (19/7/2018) dini hari

Dalam akun resmi twitter @MardaniAliSera, politisi PKS itu menyampaikan sejumlah fakta terkait dengan aksi teror molotov yang jelas-jelas diarahkan untuk dirinya

Kapolres Bekasi Kombes Indarto mengatakan, pihak kepolisian saat ini masih melakukan olah TKP dan menyelidik bom molotov tersebut. Kepolisian juga telah mengamankan sejumlah barang bukti di rumah pribadi anggota Komisi II DPR RI itu.

Namun, beberapa petunjuk tersebut, masih dalam proses pembuktian dan pengembangan.

Berikut fakta-fakta yang terungkap dalam peristiwa tersebut:

1. Menurut Mardani, ada dua botol molotov yang dilemparkan, satu botol pecah berisi bensin dan satu tidak karena tersangkut di tanaman jatuh ke tanah.

2. Kasat Reskrim Polresta Bekasi Kota, AKBP Darius Saragih mengatakan ada tiga CCTV di belakang dan depan rumah Mardani Ali Sera. Namun saat diperiksa, tidak ada yang te-record. "Dalam waktu dekat kami akan ungkap. Kami masih melakukan analisa mendalam terkait kasus ini," kata Saragih.

3. Aksi pelemparan bom molotov itu sempat dilihat petugas keamanan di sekitar rumah Mardani. Namun, ketika diteriaki, pelaku langsung kabur setelah melempar satu buah bom molotov ke halaman rumah elit PKS tersebut.

4. Pihak kepolisian menduga pelaku pelemparan bom melotov itu berjumlah dua orang menggunakan sepeda motor dan menggunakan sepeda motor yang tidak dipasangi pelat nomor.  "Tidak terlalu mencurigakan, karena tidak terlihat membawa benda-benda aneh," kata Mardani.

Editor : Wulandari Saptono