• News

  • Peristiwa

Diduga Lakukan Ujaran Kebencian, Abu Janda Dilaporkan ke Polisi

Alwi Muhammad Alatas dari Majelis Al Munawir Kota Bekasi laporkan Abu Janda ke Polda Metro Bekasi.
NNC/Toar Sandy P
Alwi Muhammad Alatas dari Majelis Al Munawir Kota Bekasi laporkan Abu Janda ke Polda Metro Bekasi.

JAKARTA, NNC - Pegiat media sosial (medsos) Permadi Arya alias Ustad Abu Janda dilaporkan ke Polda Metro Jaya, Rabu (14/11/2018). Abu Janda dilaporkan oleh seseorang bernama Alwi Muhammad Alatas dengan tuduhan ujaran kebencian dan penodaan agama.

Laporan Alwi tersebut telah diterima dan teregistrasi dengan nomor polisi TBL/6215/XI/2015/PMJ/Dit. Reskrimsus.

"Ini benar-benar mutlak telah menghina syariat Islam dengan mengatakan bendera yang bertuliskan kalimat Lailahailallah Muhammadarasulullah, dikatakan bagian dari bendera teroris dan ini jelas-jelas melukai hati kami sebagai umat muslim," ungkap Alwi di Mapolda Metro Jaya, Rabu (15/11/2018).

Ia mengaku menemukan pernyataan Abu Janda di beranda fanpage media sosial Facebook pribadi atas nama Abu Janda.

"Ucapan penghinaan dikatakan 'kalimat tauhid itu fix ini adalah bendera teroris'. Itu yang menyakiti hati umat muslim. Walaupun sudah banyak video-video yang di upload Abu Janda tersebut yang melukai dari pada hati umat Muslim, tapi ini ucapan yang paling fatal dilakukan oleh abu janda. Maka kami sepakat melaporkan abu janda tsb u melalorkan dia ke jalur hukum," tuturnya.

Saat ditanya apakah ada dampak dari pernyataan Abu Janda tersebut, ia menegaskan, dampak dari pernyataan Abu Janda tersebut sangat dahsyat.

Menurutnya, ada kekhawatiran terjadi gesekan-gesekan di kalangan masyarakat terkhususnya bagi orang-orang yang sangat teramat cinta dengan kalimat tauhid ini.

"Apalagi dengan politik sekarang-sekarang ini benar-benar sangat sensitif yang berhubungan dengan SARA dia berani mengeluarkan statemen seperti itu," ungkapnya.

Alwi yang mengatasnamakan diri dari Majelis Al Munawir Kota Bekasi itu menambahkan, untuk barang bukti yang dibawa saat melaporkan Abu Janda diantaranya yaitu link Facebook, dan video Abu Janda, serta saksi-saksi juga sudah diajukan.

Editor : Wulandari Saptono