• News

  • Peristiwa

Irwandi Yusuf Tak Tahu Ada Dana Suap Aceh Marathon

Saksi yang dihadirkan pada persidangan dengan terdakwa Irwandi Yusuf.
Istimewa
Saksi yang dihadirkan pada persidangan dengan terdakwa Irwandi Yusuf.

JAKARTA, NNC - Gubernur Aceh nonaktif Irwandi Yusuf membantah bahwa dirinya mengetahui adanya uang suap dalam rencana pelaksanaan ajang internasional Aceh Marathon. Hal itu disampaikan Irwandi usai menjalani sidang lanjutan di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor), Jakarta, Senin (10/12/2018).

"Saya gak pernah tahu ada uang dari Bupati (Ahmadi). Saya gak tahu," kata Irwandi.

Irwandi mengungkapkan, seluruh rencana kegiatan Aceh Marathon sudah terpampang jelas dalam poin kegiatan dan dimasukkan dalam Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja (RAPB) Aceh.

Sementara itu, Plt Gubernur Aceh Nova Iriansyah yang dihadirkan sebagai saksi dalam persidangan tersebut juga menyebutkan bahwa Irwandi tak terlibat dalam Aceh Marathon.

"Setahu saya beliau tidak terlibat dalam Aceh Marathon," kata Nova dalam keterangannya di persidangan.

Menanggapi keterangan Nova Iriansyah, Penasihat Hukum Irwandi, Sirra Prayuna, menyebutkan bahwa anggaran Aceh Marathon sudah dikemas secara profesional.

"Dana Aceh Marathon ada di RAPBA. Tapi, karena ditolak oleh DPRA, maka setelah konsultasi 60 hari kepada Kementerian Dalam Negeri kemudian gubernur menerbitkan pergub. Artinya jelas platform anggaran Aceh Marathon sudah ada di RAPBA," kata Sirra.

Selain itu, posisi kliennya dalam ajang Aceh Marathon tersebut sebagai Ketua Penasihat, sementara Ketua Panitia dijabat oleh Kadispora.

"Menurut keterangan saksi, Aceh Marathon sangat untuk promosi destinasi," ungkapnya.

Sebagai informasi, dalam perkara ini Irwandi didakwa menerima suap Rp1,05 miliar dari Bupati Bener Meriah Ahmadi terkait pemulusan Dana Alokasi Khusus Aceh Tahun Anggaran 2018.

Editor : Y.C Kurniantoro