• News

  • Peristiwa

Pemerintah Kaji Impor Daging Sapi dari Argentina

Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman
dok.Istimewa
Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman

JAKARTA, NETRALNEWS.COM -- Pemerintah Indonesia sedang mempertimbangkan tawaran Argentina untuk mengekspor daging sapi ke Indonesia. Produksi dalam negeri selama ini tidak mampu memenuhi kebutuhan, sedangkan permintaan sangat tinggi.

Menteri Pertanian, Andi Amran Sulaiman mengaku terbuka dengan tawaran Argentina tersebut. Menurutnya, Argentina telah menjamin harga daging yang ditawarkan ke Indonesia sangat kompetitif.

"Daging harganya Iebih murah menurut hitung-hitungan mereka. Kami tidak masalah, terbuka, karena kami ingin negara-negara yang mengekspor ke Indonesia, khususnya daging bisa berkompetisi," kata Amran di Jakarta, Kamis (9/5/2019).

Amran menjelaskan harga daging beku yang ditawarkan Argentina sebesar USD3 per kg untuk kualitas medium. Harga ini masih bersaing dengan harga daging impor dari Australia di kisaran yang sama. Meski Argentina sudah mengajukan kelengkapan dokumen untuk akses pasar daging sapi ke Indonesia, Amran menyatakan saat ini masih terdapat perbedaan status jangkitan penyakit hewan.

Sesuai publikasi Badan Kesehatan Hewan Dunia (OIE), Indonesia sudah dinyatakan bebas penyakit kuku dan mulut (FMD). Sementara Argentina masih berstatus bebas dengan vaksinasi berdasarkan zona.

Menurutnya Iangkah Indonesia untuk membuka pasar baru daging impor dari Argentina adalah untuk menekan harga dan tidak terjadi monopoli karena dipenuhi hanya dari satu pasar, yakni Australia. Indonesia saat ini baru bisa memenuhi 67 persen kebutuhan daging dari sapi lokal, sedangkan sisanya masih impor.

"Kami melihat dulu karena pertama poin pentingnya adalah halal, bebas penyakit mulut dan kuku dan harga. Mereka katakan harganya tiga dolar AS per kilogram paling tinggi," kata Amran.

Reporter : PD Djuarno
Editor : Tommy Satria Ismaya Cahya