• News

  • Peristiwa

Kasus Wahyu Setiawan, Fadli: Semoga Terkuak Supaya Tidak Lahir Pemimpin Palsu

Wakil Ketua Umum Partai Gerindra, Fadli Zon.
NNC/Adiel Manafe
Wakil Ketua Umum Partai Gerindra, Fadli Zon.

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Fadli Zon menilai, kasus dugaan suap yang menjerat Komisioner KPU Wahyu Setiawan merupakan kejahatan demokrasi karena telah mempermainkan suara rakyat.

Fadli juga memprediksi kasus terkait penetapan Pergantian Antar Waktu (PAW) Anggota DPR 2019-2024 dari PDIP itu bisa menjadi puncak gunung es.

"Kasus Wahyu Setiawan bisa jadi puncak gunung es saja. Kejahatan demokrasi yang mempermainkan suara rakyat adalah kejahatan luar biasa," tulis Fadli di akun Twitternya, Sabtu (11/1/2020).

Untuk itu, Anggota Komisi I DPR ini berharap kasus tersebut harus diusut tuntas sehingga kedepannya kontestasi demokrasi tidak melahirkan pemimpin palsu yang memimpin Indonesia.

"Mudah-mudahan bisa terkuak segera sehingga tak lahir pemimpin-pemimpin palsu yang memimpin Indonesia dengan kepalsuan juga," cuit Fadli.

Diberitakan, KPK menangkap Wahyu Setiawan dalam operasi tangkap tangan (OTT) pada Rabu (8/1/2020). Setelah melalui pemeriksaan intensif dan proses gelar perkara, pada Kamis (9/1/2020), Wahyu ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus dugaan suap terkait proses PAW anggota DPR dari PDIP.

Wahyu Setiawan diduga menerima suap dengan menjanjinkan politisi PDIP Harun Masiku agar bisa ditetapkan menjadi anggota DPR periode 2019-2024 menggantikan posisi Nazaruddin Kiemas yang meninggal dunia.

Dalam kasus ini Harun juga telah berstatus tersangka. Selain itu, KPK juga telah menetapkan dua tersangka lainnya, yakni mantan anggota Bawaslu atau orang kepercayaan Wahyu, Agustiani Tio Fridelina (ATF) dan Saeful (SAE) dari unsur swasta.

Reporter : Adiel Manafe
Editor : Irawan.H.P