• News

  • Peristiwa

Masyarakat Desa Hadapi Tantangan Dunia Global, Kemendes Gelar Pelatihan E-Commerce

Pelatihan budidaya menanam dengan memanfaatkan air atau Hidroponik dan pelatihan e-commerce bagi para penyandang disabilitas
Netralnews.com/Martina Rosa Dwi Lestari
Pelatihan budidaya menanam dengan memanfaatkan air atau Hidroponik dan pelatihan e-commerce bagi para penyandang disabilitas

SLEMAN, NETRALNEWS.COM - Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Kemendes PDTT) menggelar pelatihan budidaya menanam dengan memanfaatkan air atau Hidroponik dan pelatihan e-commerce bagi para penyandang disabilitas atau kaum difabel di Balai Besar Latihan Masyarakat (BBLM) Yogyakarta Kemendes PDTT, Sleman, Yogyakarta.

Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan Pendidikan dan Pelatihan dan Informasi (Balitbangdiklatfor) Kemendes PDTT, Eko Sri Haryanto mengatakan, pelatihan e-commerce mendapat dukungan dari Ditjen Pembangunan Daerah Tertinggal Kemendes PDTT dengan TOKOPEDIA yang sudah melakukan MoU dengan Kemendes PDTT.

"Pelatihan e-Commerce merupakan pelatihan inovasi, dan merupakan jawaban bagi  masyarakat desa agar dapat mempersiapkan diri menghadapi tantangan, untuk bersaing dalam dunia pemasaran global, khususnya dalam era digitalisasi," kata Eko.

Pernyataan disampaikan Eko saat menghadiri sekaligus menutup kegiatan pelatihan Hidroponik yang sudah digelar sejak tanggal 10-14 Februari di BBLM Yogyakarta pada Jumat (14/2/2020).

Pelatihan dilakukan untuk melatih peserta pelatihan agar memiliki pengetahuan, keterampilan, dan cara pemanfaatan internet untuk perdagangan elektronik (E-Commerce), mewujudkan masyarakat desa yang mampu menciptakan, mengelola, dan memasarkan produknya dengan memanfaatkan teknologi informasi serta meningkatkan perekonomian bagi masyarakat desa dengan memperluas jangkauan calon konsumen dengan pasar yang luas.

"Materi pelatihan e-commerce antara lain Kewirausahaan dalam kerangka Pemasaran Online, Pengantar e-commerce, Social Media Marketing, Pemasaran Produk Riil Marketplace, Foto Produk, Copywriting, Pembuatan Web/blog, Search Engine Optimization, Evaluasi dan Penyiapan RKTL," sebut dia.

Untuk pelatihan e-commerce, seluruh peserta mendapatkan bantuan stimulan sebanyak 30 paket yang berupa flashdisk dan kartu perdana kuota internet.

Penutupan pelatihan Hidroponik bagi Difabel dan e-Commerce ditutup oleh Eko Sri Haryanto yang didampingi Kepala BBLM Yogyakarta Kemendes PDTT Erlin Chaerlinatun M dan Kasubdit Kemitraan Usaha Direktorat Pengembangan Ekonomi Lokal Ditjen Pembangunan Daerah Tertinggal Kemendesa PDTT Dahlia. 

Pada penutupan ini turut juga dihadiri Kadis Pemberdayaan Masyarakat dan Desa, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Kabupaten Demak Daryanto, Kadis Sosial Kabupaten Kulonprogo Yohannes Irianta, Sekretaris Dinas Sosial Kabupaten Gunung Kidul Wijang Eka Aswarna dan Kepala BNI 46 Cabang UGM Suryo Wikanthomo.

Reporter : Martina Rosa Dwi Lestari
Editor : Sesmawati