• News

  • Peristiwa

Alfian Tanjung Dipolisikan Karena Sebut ‘Rezim Hari Ini Adalah Rezim Komunis‘

Alfian Tanjung.
Twitter Fadli Zon
Alfian Tanjung.

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Ketua Umum Cyber Indonesia Habib Muannas Alaididmelaporkan Alfian Tanjung ke Bareskrim Polri pada Senin (17/2/2020), atas dugaan penyebaran berita bohong dan kebencian serta penghinaan terhadap kekuasaan.

Pelaporan itu terkait potongan video ceramah Alfian Tanjung yang viral di media sosial beberapa hari terakhir, dimana salah satu pernyataan Alfian dalam video itu menyebut 'rezim hari ini adalah rezim komunis.'

"Hari ini saya resmi laporkan AT Ke Bareskrim Polri dengan 2 laporan terkait dugaan pidana menyebarkan berita bohong & kebencian serta penghinaan terhadap kekuasaan," tulis Muannas di akun Twitternya, Senin (17/2/2020).

"Tak ada pilihan selain menyerahkan ke proses hukum, karena masalah terbesar kita hari ini mimbar masih dikobarkan untuk memecah belah," jelas @muannas_alaidid.

Laporan Muannas terhadap Alfian teregister dengan nomor LP/B/096/II/2020/BARESKRIM dan Nomor LP/B/097/II/2020/BARESKRIM.

"Pasal yang dipakai UU No 1 tahun 1946 tentang KUHP Pasal 14 Ayat (2) dan Pasal 15 KUHP dan/atau Pasal 207 KUHP," kata Muannas kepada wartawan usai melaporkan Alfian ke Bareskrim Polri kemarin.

Muannas berharap polisi segera meringkus Alfian. "Berharap pihak kepolisan segera menangkap Alfian Tanjung yang merupakan residivis atas kasus yang sama karena menyebarkan berita bohong dan kebencian yang bisa membahayakan masyarakat," ujarnya.

Berikut pernyataan Alfian Tanjung dalam potongan video yang viral, yang dianggap Muannas sebagai ujaran kebencian:

1. 'Kondisi gerakan PKI ini sudah terlalu parah, sudah tiga belasan angkatan dari gerakan partai-partai yang ada untuk berlatih ke Beijing sejak tahun 2004 sampai 2014'.

2. 'Rezim hari ini adalah rezim komunis, Saya menyatakan dengan sadar'.

3. 'Sekarang ketua badan penyangga Pancasila adalah orang yang membolehkan berzina dengan anak sendiri, yah yang doktor Wahyudin itu'.

4. 'Itu merupakan bagian dari proses proses dibangunnya negeri yang berpaham Komunis, termasuk Polisisasi...Siapa yang pemimpin Beacukai? Siapa menteri dalam negeri? Kalau anda liat dalam teori komunisme ketika terjadi Polisisasi, maka negara itu sedang menuju menjadi sebuah negara Komunis. Sekarang dikit lagi Pilkada, Pilkada serentak, calon gubernur Sumatera Barat itu di antaranya Polisi'.

5. 'Negara kita akan menjadi negara NKRI Negara Kepolisian Republik Indonesia, itu artinya negara Komunis Indonesia. Ayo kita liat seluruh negara yang didominasi oleh Polisi itu negara Komunis, silakan diperiksa diseluruh Dunia'.

Seperti diketahui, Alfian Tanjung sebelumnya menjalani total 4 tahun hukuman penjara akibat dua kasus.

Pertama, Alfian divonis 2 tahun penjara terkait dengan ceramahnya di Masjid Mujahidin, Tanjung Perak, Surabaya pada 2017 lalu yang videonya viral di media sosial.

Dalam video itu, ia menyebut di antaranya, 'Jokowi adalah PKI, China PKI, Ahok harus dipenggal kepalanya dan Kapolda Metro Jaya diindikasikan PKI'.

Alfian juga menyebut Koordinator Stafsus Presiden, Teten Masduki, sebagai antek PKI. Bahkan ia menuding pihak Istana Kepresidenan kerap menggelar rapat soal PKI setiap pukul 20.00 WIB sejak Mei 2016. Dalam kasus itu, Alfian divonis dua tahun penjara.

Kedua, Alfian divonis dua tahun penjara karena cuitan akun Twitternya pada 2017 lalu yang menyebut 'PDIP yang 85 persen isinya kader PKI mengusung cagub antiIslam.'

Reporter : Adiel Manafe
Editor : Irawan.H.P