• News

  • Peristiwa

Birgaldo: Peraih Nobel Kawinologi Muhajir, Spermakologi Sitti Hikmawatty, Jurinya Anies

Birgaldo Sinaga
Facebook/Birgaldo
Birgaldo Sinaga

JAKARTA, NETRALNEWS.COM – Menanggapi persoalan banjir yang melanda Jakarta dan sorotan publik terhadap Gubernur Anies Baswedan, Aktivis Kemanusiaan Birgaldo Sinaga menayampaikan cuitannya di akun Facebook atas nama Birgaldo Sinaga.

Selain itu, ia juga menyoroti beberapa pejabat publik lainnya yang baginya cukup menggelitik, salah satunya dalah Sitti Hikmawatty. Ia menyebutnya sebagai penerima Nobel Spermakologi.

Baru saja cuitan Birgaldo ditulis, langsung  mendapat like 2,6 ribu, komentar lebih dari 550 Netizen, dan 151 kali dibagikan.

@Lisna Else menulis “Ke 6 kandidat sama"luar binasa jadi mereka layak mendapatkan penghargaan itu (emoticon ketawa).”

@Komang Trini Widyastuti menulis “SHITty Hikmawati, jadi program bayi tabung yg mahal bisa diganti dengan program renang bersama.”

Sedangkan isi cuitan Birgaldo:

Barusan Panitia Hadiah Nobel kirim informasi penting.

Kita sebagai bangsa Indonesia patut berbangga pada anak bangsa ini.

INI LAH 6 ORANG CALON PENERIMA NOBEL 2020 DARI INDONESIA.

1. Prof. Dr. H. Ahmad Zahri. MA . di bidang Ruqyahologi. "Ruqyah dapat menyembuhkan penyakit akibat virus Corona"

2. Ustad H. Ahmad Abdul Somad Batubara LC. M.A. PhD. Bidang Tentaralogi. "Virus Corona adalah tentara Allah"

3. Prof. Dr. Muhajir Effendi. M. A. P. Bidang Kawinologi "Perlunya fatwa Orang Kaya menikahi orang miskin untuk memutuskan mata rantai Kemiskinan"

4. Dr. Sitti Hikmawatty. S.St. M. Pd. Bidang Spermakologi. "Sperma Pria di Kolam renang bisa menyebabkan Kehamilan."

5. Saefullah M. Pd. Bidang Banjirologi " Banjir harus dinikmati karena 2/3 tubuh manusia adalah air " ( sekda DKI )*

6. Rahmat HS. Wakil Bamus Betawi. Bidang Sholehologi " Berkat Doa Pak Gubernur Sholeh, Banjir hanya terjadi pada hari Libur "

Silahkan pilih jagoan kalian sebagai pemenang hadiah nobel 2020 ini.

Pilih salah satu dan kirimkan pilihan kalian kepada Anies Baswedan, Juri Kehormatan Hadiah Nobel 2020.

Editor : Taat Ujianto