• News

  • Peristiwa

DPRD Minta Pemprov DKI tidak Masukan Makanan Instan ke dalam Paket Bantuan Sosial

 Ketua DPRD DKI Jakarta dari Fraksi PAN, Zita Anjani,
Akurat
Ketua DPRD DKI Jakarta dari Fraksi PAN, Zita Anjani,

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta dari Fraksi PAN, Zita Anjani, meminta Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta untuk mengganti isi paket bantuan dengan makanan sehat, bukan makanan instan.

 "Isi dari paket sembako harus benar-benar sehat. Kemarin masih ada biskuit atau makanan instan, bisa diganti dengan sayuran, bawang, ayam atau daging, tahu dan tempe," kata Zita dalam keterangan tertulisnya, Rabu (15/4/2020).

Seperti diketahui, warga terdampak pandemi virus korona (covid-19) mendapat bantuan paket sembako.

Adapun paket bantuan sembako yang diberikan Pemprov DKI per kepala keluarga, yaitu beras 5 kg dalam satu karung, 2 kaleng kecil sarden, minyak goring ukutan 0,9 liter, 2 bungkus biskuit, dua masker kain dan dua sabun mandi batang.

Zita juga ingin Pemprov DKI Jakarta memperhatikan kelompok rentan miskin. Menurutnya, kategori ini sering terabaikan. Dia mengaku kerap menerima keluhan soal ketidakjelasan pengiriman paket sembako ke wilayah RT/RW.

"Harus jelas kapan bantuan bakal datang. Lalu orang yang akan memerima sudah ada datanya di RW. Jadi, datanya mutakhir. Orang yang benar-benar butuh bisa lapor. Tidak ada yang terlewat," imbuhnya.

Selain itu, dia mempunyai saran penting kepada Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan. Dalam hal ini terkait prosedur pembagian paket sembako, yang seharusnya mengedepankan physical distancing.

"Saya lihat pembagian bantuan di beberapa titik membuat kerumunan baru. Nanti, yang tidak sakit bertemu sama yang sakit, kita kan tidak tahu," tutupnya.

Reporter : Wahyu Praditya Purnomo
Editor : Sesmawati