• News

  • Peristiwa

Fraksi PKS Ingatkan Ahok soal Jobdesk Komut Pertamina

Fraksi PKS ingatkan Ahok soal jobdesk Komut Pertamina.
Antara
Fraksi PKS ingatkan Ahok soal jobdesk Komut Pertamina.

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Anggota Komisi VI DPR dari Fraksi PKS, Amin AK mengapresiasi program PT Pertamina (Persero) yang memberikan bantuan kepada pengemudi ojek online (ojol) berupa cashback atau pengembalian tunai hingga 50% untuk pembelian Bahan Bakar Minyak (BBM) selama tiga bulan.

"Sekarang ini PT Pertamina memberikan subsidi 50% pembelian BBM untuk OJOL. Kami sangat mendukungnya," kata Amin AK saat Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan Dirut Pertamina, Dirut PGN dan Dirut PLN melalui saluran virtual, Kamis (16/04/2020).

Kendati demikian, Amin meminta supaya yang mengkomunikasikan soal program tersebut ke publik adalah jajaran Direksi PT Pertamina, bukan Komisaris.

Amin AK mengingatkan supaya jajaran Direksi dan Komisaris Pertamina tetap menjalankan tugas sesuai dengan bidangnya dan tidak saling berebut tugas.

Menurutnya, Tugas Komisaris Utama PT Pertamina yang di saat ini dijabat Basuki Tjahaja Purnama (BTP/Ahok) bukanlah menjadi Humas Pertamina.

"Sebaiknya yang tampil mengkomunikasikan hal ini (program khusus cashback 50% bagi ojol) ke publik adalah Direksi bukan Komisaris (Ahok). Karena kerja teknis operasional perusahaan merupakan domain Direksi bukan Komisaris," katanya.

Diketahui, Dewan Komisaris memiliki tugas dan tanggung jawab untuk melakukan pengawasan terhadap kebijakan pengelolaan Perusahaan, memberikan saran kepada Direksi, pengawasan terhadap pelaksanaan rencana jangka panjang, rencana kerja dan anggaran.

Selain itu, juga ketentuan Anggaran Dasar dan keputusan Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS), serta pengawasan terhadap peraturan perundang-undangan yang berlaku sesuai dengan maksud dan tujuan Perusahaan.

Amin AK menambahkan, Penerapan Good Corporate Governance (GCG) dalam suatu perusahaan dimulai dari ketaatan aturan main yang dicontohkan oleh Dewan Komisaris dan Dewan Direksi.

Pada kesempatan itu, Amin juga menyinggung Proses Digitalisasi di beberapa SPBU yang masih sering terjadi error sehingga merugikan pemilik SPBU.
"Saya minta agar Pertamina melalui Vendor pelaksana digitalisasi bisa meningkatkan kualitas pekerjaannya," tegasnya.

Sebelumnya diberitakan, PT Pertamina mengumumkan program cashback atau pengembalian tunai hingga 50% kepada 10 ribu pengemudi ojol per hari selama tiga bulan.

Bantuan yang berlaku dari 14 April hingga 12 Juli 2020 ini khusus diberikan kepada pengemudi ojol yang membeli BBM non-subsidi dengan menggunakan aplikasi MyPertamina.

Informasi soal bantuan ini awalnya diunggah di akun resmi PT Pertamina, @pertamina dan @MyPertaminaID pada Senin (13/4/2020).

Promo tersebut kemudian diunggah ulang di hari yang sama oleh Komisaris Utama (Komut) PT Pertamina Basuki Tjahaja Purnama (BTP/Ahok) melalui akun Twitternya, @basuki_btp.

"Untuk sobat rider ojek online, dapatkan cashback 50% maksimal Rp 15.000 bagi 10.000 pengendara ojek online per hari, untuk pembelian Pertalite, Pertamax dan Pertamax Turbo dgn aplikasi MyPertamina. Promo berlaku pada periode 14 April-12 Juli 2020 #BerbagiBerkahMyPertamina," cuit @basuki_btp.

Untuk bisa menikmati fasilitas tersebut, pengemudi ojol harus melakukan beberapa cara berikut :
1. Mengunduh aplikasi MyPertamina dan mengaktifkan fitur LinkAja.
2. Membeli BBM non-subsidi dengan pembayaran non-tunai lewat LinkAja dari Aplikasi MyPertamina.
3. Lakukan screenshot profile pengguna mitra ojol dan unggah ke MyPertamina. (Pilih Banner Ojek Online - Info Lebih Lanjut - Upload).
4. Unggah screeshot bukti pembayaran BBM dengan LinkAja dan masukkan no resi atau reference number masing-masing.

Reporter : Adiel Manafe
Editor : Sulha Handayani