• News

  • Peristiwa

Kicauan Denny Soal Anggota DPRD Masuk Daftar Penerima Bansos Bikin Warganet Geram

Pegiat Media sosial, Denny Siregar.
Istimewa
Pegiat Media sosial, Denny Siregar.

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Kinerja Pemerintah Provinsi DKI Jakarta kembali dikritik. Gubernur DKI Anies Baswedan dianggap tidak becus untuk mengurusi program bantuan sosial (Bansos) untuk masyarakat yang terdampak COVID-19 di Jakarta.

Kritik langsung disampaikan oleh Ketua Fraksi PDIP di DPRD DKI, Gembong Warsono. Kepada wartawan, Gembong mengungkapkan bahwa dirinya sangat terkejut karena salah satu anggota DPRD dari fraksinya malah masuk dalam daftar penerima bansos dari Pemprov DKI.

Sontak saja, pegiat media sosial yang dikenal sangat vokal terhadap Anies, Denny Siregar, ikut melontarkan sindiran.

"Kemaren teriak2 data dari pemerintah pusat amburadul.. Sekalinya dikasih kerjaan, eh keliatan dia yang amburadul..," sindir Denny dalam kicauannya di akun Twitternya, Rabu (22/4/2020).

Cuitan pria yang akrab disapa Densi itupun mendapat sambutan positif dari netizen. Mereka rata-rata ikut sebal dengan cara kerja Gubernur Anies yang sangat jauh dari kata profesional. 

"@aniesbaswedan suruh kerja ya tambah rusak, lebih baik suruh tidur,bangun ngitung anggaran," sindir @MudasirRomini

"Yg disalahin pasti system' nya," tebak @Hadi_1976

"Buat terapi kejut kali bang," ujar @GantarKasalo

Namun ada juga netizen pendukung Anies yang mencoba membela dan geram dengan kicauan Denny Siregar tersebut. 

"Lo punya senjata apa pun percuma des..... Fakta kebenaran arusnya lebih kenceng.... Stetment lo udah di cap basi... Kaya sayur lodeh dah 3 minggu......wkwkwk..," bela @Ipong68477012

"Bukan Nyinyir,Mang Udah Jadi  Kodrat Mereka Punya Mulut Jg Otak Soak .," tutur @DeddyPrabowo3.

Sementara itu, Gembong Warsono memastikan bahwa anggota DPRD dari fraksinya yang masuk daftar penerima, tak akan mengambil bantuan tersebut.

"Bansos ini harus benar-benar diterima oleh orang yang berhak mendapatkan bantuan dari pemerintah. Jadi kualitas data menjadi hal yang sangat penting," kata Gembong sambil melihat data yang dia dapat dari pemerintah daerah.

Agar bansos tidak salah sasaran lebih jauh, Gembong menyarankan Pemprov DKI segera memperbaikinya. "Harus dilakukan evaluasi, cek yang cermat," kata Gembong.

Reporter : Dimas Elfarisi
Editor : Nazaruli