• News

  • Peristiwa

Fadli Zon Kritik Pemberian Bansos Presiden, Netizen Bilang Begini

Ilustrasi paket bantuan sosial berisi sembako
Istimewa
Ilustrasi paket bantuan sosial berisi sembako

JAKARTA, NETRALNEWS.COM – Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Fadli Zon mengkritik upaya pencitraan yang dilakukan pemerintah dalam pemberian bantuan sosial corona berupa paket sembilan bahan pokok (sembako). Pasalnya, bansos itu dimasukkan dalam tas bertuliskan Bantuan Presiden (Banpres) RI.

Wakil ketua umum Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) itu menyatakan bahwa seharusnya tak perlu ada pencitraan dalam pemberian bantuan sosial itu.

“Ini bansos (bantuan sosial) atau banpres (bantuan presiden)?” ujar Fadli melalui akunnya di Twitter, Kamis (30/4/2020).

Postingan Fadli Zon itu mendapat tanggapan positif dari netizen. Mayoritas netizen juga merasa bansos tersebut sarat dengan aroma pencitraan.

“Di kantongi kresek juga oke kok..,asal ada isinya...,” kata @ Gunawan97223713.

“@jokowi  butuh photonya nempel di tas sumbangan, biar bisa dipamerin "ini loh sumbangan dari gue presiden RI" kata @ WariorXman.

“Berapa biaya proyek bikin tas, coba dana itu di berikan ke rakyat pasti lbh bermanfaat.,” tutur @Nazwa67843495.

Sementara itu, Menurut Fadli, bansos itu bukan dari uang pribadi presiden, melainkan dibiayai uang rakyat. Oleh karena itu, katanya, memang sudah sepantasnya duit itu kembali ke rakyat.

Ketua Badan Kerja Sama Antar-Parlemen (BKSAP) DPR itu meyakini pemberian bansos tak butuh tas bertuliskan Banpres RI, melainkan isinya yang berupa bantuan sembako. “Rakyat tak butuh tas berlogo “banpres” tapi isinya,” ujar Fadli dalam twitnya.

Sebelumnya Menteri Sosial Juliari Batubara mengungkapkan penyaluran bansos pemerintah sempat tersendat karena harus menunggu tas pembungkus yang berlogo Presiden RI. Tas itu bertuliskan Bantuan Presiden RI berwarna merah, serta memuat imbauan kepada masyarakat dalam menghadapi COVID-19.

Reporter : Dimas Elfarisi
Editor : Nazaruli